Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Punya Bisnis Puluhan Miliar di Usia 20-an Tahun, Ternyata MN Cewek Penipu

Pada usia 19 tahun, MN (23), perempuan muda asal Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat merintis usaha berupa arisan online.

Editor: Edi Sumardi
KOMPAS.COM/AAM AMINULLAH
MN, cewek pelaku arisan bodong online di Sukabumi, Jawa Barat. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pada usia 19 tahun, MN (23), perempuan muda asal Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat merintis usaha berupa arisan online.

Kala itu, 4 tahun lalu, arisannya beneran.

Namun, lambat laun rupanya bisnis arisan online yang dijalankan itu berubah menjadi arisan bodong kala makin hari makin banyak anggota yang berhasil digaet.

"Karena ke sininya banyak members arisannya udahan, jadi saya mulai kepikiran bikin arisan bodong," ujar MN saat menceritakan kelicikannya, Senin (28/2/2022).

Agar banyak yang bergabung dengan arisan fiktifnya itu, MN mengiming-imingi calon membersnya dengan bunga besar.

Akhirnya banyak yang tergiur dan berani menginvestasikan uangnya tanpa sadar jika itu sebenarnya bohong belaka.

Setelah mengimpun uang mencapai ratusan juta rupiah hingga miliaran rupiah, lalu menjadikannya kaya raya, MN pun melakukan siasat jahat dengan cara memutar uang tersebut ke bisnis.

"Tapi ke sininya, karena bunga yang saya tawarkan itu besar jadi ga bisa ketutup, malah habis semuanya. Nyadar-nyadar sudah M M-an gitu (Sudah mencapai miliaran)," tutur MN.

MN menyebutkan, dari arisan bodong tersebut ia memang sempat membeli aset satu unit rumah, satu unit mobil, dan satu unit sepeda motor.

"Selain bisnis saya pakai beli rumah, mobil, sama motor. Udah itu aja, tapi rumah juga sudah saya jual buat nutupin bayar arisan bodong itu," sebut MN.

Ilustrasi uang dari praktik penipuan.
Ilustrasi uang dari praktik penipuan. (HALO MONEY VIA KOMPAS.COM)

MN megatakan, dari investasi arisan bodong ini sebenarnya banyak juga yang mendapatkan keuntungan.

"Iya kalau dihitung-hitung yang banyak untungnya itu ya korban itu, karena bunganya besar jadi untung yang didapat juga besar. Makanya mereka juga banyak yang mau ikut arisan bodong ini," ujar MN.

Namun begitu, MN tidak menyampaikan secara eksplisit bisnis apa yang ia jalankan.

MN mengaku, menyesali perbuatannya dan meminta maaf kepada seluruh korban investasi bodong yang ia jalankan.

"Saya menyesal, minta maaf kepada semua korban karena tidak bisa mengembalikan uang investasinya itu," tutur MN, sambil menahan isak tangis.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved