Perjuangan Anak Sekolah

Lawan Rasa Takut, Murid SD di Balusu Toraja Utara Bertaruh Nyawa Lewati Jembatan Bambu Nyaris Ambruk

Demi mengenyam pendidikan, sejumlah murid SD 6 Balusu, Toraja Utara terpaksa melalui jembatan bambu saat menuju dan pulang sekolah. 

Penulis: Tommy Paseru | Editor: Sukmawati Ibrahim
Facebook
Murid SD 6 Balusu Toraja Utara Lalui Jembatan Nyaris Ambruk Menuju Sekolah. Foto ini viral di Facebook. 

TRIBUN-TORAJA.COM,BALUSU- Demi mengenyam pendidikan, sejumlah murid SD 6 Balusu, Toraja Utara, Sulawesi Selatan terpaksa melalui jembatan bambu saat menuju dan pulang sekolah. 

Ironisnya, murid-murid tersebut melalui jembatan yang tidak layak dan nyaris ambruk.

Mereka harus menahan rasa takut saat melintasi jembatan tersebut. 

Namun tak ada pilihan lain, mereka terpaksa menyebrang sungai melawan derasnya air sungai.

Pasalnya, jembatan bambu tersebut adalah jalan alternatif murid SD dan guru saat hendak ke sekolah.

Jembatan itu juga dilalui warga saat menuju ke Ibu kota kabupaten Toraja Utara

"Jembatan goyang saat dilalui, jadi harus berpegangan," kata warga, Yulius, Selasa (1/3/2022). 

Ia berharap pemerintah segera melakukan perbaikan jembatan

Atau setidaknya membuat jembatan baru yang lebih layak dan aman.

"Kasihan anak-anak, jembatan sudah rapuh, kapanpun bisa ambruk," ucapnya.

Yulius menambahkan, kurang lebih 115 murid SD melalui jembatan itu saat hendak ke sekolah.

Termasuk kepala sekolah dan tujuh orang guru di SD 6 Balusu. 

Dikonfirmasi terpisah, Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang belum mengetahui kondisi jembatan nyaris ambruk tersebut.

Namun Ombas sapaanya, mengaku akan segera membenahi jembatan tersebut.

"Kita akan programkan segera," singkatnya di Rantepao Selasa siang. (*)

Laporan Kontributor : TribunToraja.Com,@b_u_u_r_y 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved