Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Perang Rusia Ukraina

Mengenal Pesawat Antonov, Pesawat Kargo Terbesar Ukraina yang Dihancurkan oleh Pasukan Rusia

Pesawat tersebut kabarnya hancur dihantam rudal milik Rusia saat tengah diparkir di dekat ibu kota Kiev

Tayang:
Editor: Muh. Irham
AFP
Pesawat Antonov milik Ukraina 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pasukan Rusia menghancurkan pesawat Antonov AN-225 milik Ukraina. Pesawat tersebut merupakan merupakan pesawat kargo terbesar di dunia.

Pesawat tersebut kabarnya hancur dihantam rudal milik Rusia saat tengah diparkir di dekat ibu kota Kiev. Pesawat tersebut sedang tidak beroperasi karena dalam proses perbaikan.

Pesawat Antonov AN-225 diberi nama "Mriya" yang berarti "mimpi" dalam bahasa Ukraina.

Pesawat tersebut bisa mengangkut beban hingga 250 ton, serta memiliki rentang sayap terpanjang di dunia.

Pesawat Antonov AN-225 awalnya digunakan untuk mengangkut pesawat ulang alik Buran menggantikan Myasishchev VM-T.

An-225 terbang pertama kali pada 1988 dan langsung mencetak 106 rekor dunia dalam satu penerbangan.

Pesawat besar ini dapat terbang dengan Buran orbiter di dalamnya dan ikut dalam Paris Air Show 1989

Namun, seiring dengan bubarnya Uni Soviet pada 1991 dan program Buran dihentikan, pesawat ini terpaksa tidak beroperasi.

AN-225 tetap berada di penyimpanan Ukraina hingga 2000. Antonov AN-225 kembali beroperasi pada 2001 sebagai pesawat angkut komersial. Pesawat ini dioperasikan bersama oleh Antonov dan Air Foyle, Inggris.

Antonov AN-225 sejatinya akan dibuat dua unit. Namun, hanya satu unit yakni UR-82060 yang selesai hingga saat ini.

Sementara itu, unit kedua sempat dijadwalkan rampung pada 2008, tetapi mengalami penundaan. Hingga 2009, unit kedua tidak rampung dan pengerjaannya telah ditinggalkan.

AN-225 memiliki beberapa spesifikasi, di antaranya panjang 84 meter, rentang sayap 88,4 meter dan tinggi 18,1 meter. Pesawat tersebut juga memiliki kinerja laju maksimum 850 km/h dan laju jelajah 800 km/h.

Salah satu keunikan pesawat adalah kemampuannya untuk melakukan apa yang disebut "tarian gajah," sebuah istilah yang digunakan dalam penerbangan ketika roda hidung "berlutut" untuk membuat pemuatan kargo lebih mudah.

Menanggapi peristiwa hancurnya pesaswat Antonov ini, Menteru Luar Negeri Ukraina, Dmytro Kuleba mengatakan, berkicau di Twitter.

"Rusia mungkin telah menghancurkan 'Mriya' kita. Tapi mereka tidak akan pernah bisa menghancurkan impian kita tentang negara Eropa yang kuat, bebas dan demokratis. Kita akan menang!" tulis Dmytro Kuleba.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved