Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sejarah

HUT ke-49, Intip Sejarah Lahirnya Aqua di Indonesia

Tahun ini Aqua memasuki HUT ke-49 dengan komitmen menghadirkan hidrasi sehat dan menjalankan bisnis berkelanjutan

Dok Aqua
Sejarah Lahirnya Aqua di Indonesia 

TRIBUN-TIMUR.COM - Tahun ini Aqua memasuki HUT ke-49 dengan komitmen menghadirkan hidrasi sehat dan menjalankan bisnis berkelanjutan.

Sejarah Aqua dimulai dari seorang pengusaha bernama Tirto Utomo.

Ia melihat kebutuhan masyarakat Indonesia akan air minum yang aman dan sehat.

Sejak didirikan tahun 1973, hingga saat ini Aqua terus menghadirkan berbagai inovasi.

Lisa Tirto Utomo, Istri dari Pendiri Aqua Tirto Utomo, menjelaskan, brand ini hadir dari sebuah visi besar menghadirkan produk berkualitas dan membawa kesehatan bagi masyarakat Indonesia.

Kala itu, tidak banyak melihat pentingnya air minum berkualitas.

"Untuk itu Aqua hadir dan terus menjaga komitmen tersebut hingga saat ini, untuk Indonesia," katanya via rilis, Jumat (25/2/2022).

Lisa juga menyebut, visi besar tersebut juga didukung komitmen Tirto Utomo terhadap bisnis yang berkelanjutan.

Sejak awal didirikan, Aqua selalu memegang teguh prinsip komitmen ganda. Dimana bisnis haruslah sejalan dengan kinerja sosial dan lingkungan.

Sejalan dengan hal tersebut, CEO Danone Indonesia, Connie Ang mengatakan, sebagai merek lahir dan besar bersama Indonesia, hingga saat ini Danone-Aqua terus memegang prinsip tersebut.

Dengan membangun model pertumbuhan bisnis seimbang, menguntungkan, dan berkelanjutan.

Serta menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan.

"Komitmen tersebut juga sejalan dengan visi besar Danone secara global, One Planet One Health, dimana kami percaya bahwa kesehatan dan keberlanjutan alam merupakan hal yang saling memiliki keterkaitan," katanya.

Connie menambahkan, seluruh program tersebut dikembangkan bekerjasama dan melibatkan berbagai mitra secara kolaboratif.

“Melalui berbagai upaya kolaboratif, kami terus mengambangkan operasional bisnis yang berkelanjutan dan bertanggungjawab dengan memiliki tiga fokus utama, yaitu menjaga sirkularitas sumber daya air, mitigasi perubahan iklim, dan pengelolaan sampah kemasan paska konsumsi," bebernya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved