Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Perang Rusia Ukraina

Hari Pertama Serangan Rusia ke Ukraina, 40 Orang Tewas

Menurut Putin, apa yang dilakukannya ini sebagai operasi militer khusus untuk mendemilitersasi Ukraina.

Editor: Muh. Irham
AFP
Warga Ukraina menutupi tubuh yang tergeletak di tanah setelah pemboman di kota Chuguiv, Ukraina timur. Kamis (24 Februari 2022), Angkatan bersenjata Rusia menyerang Ukraina dari beberapa arah, menggunakan roket sistem dan helikopter untuk menyerang posisi Ukraina di selatan, kata dinas penjaga perbatasan. - Pasukan darat Rusia pada hari Kamis menyeberang ke Ukraina dari beberapa arah, kata dinas penjaga perbatasan Ukraina, beberapa jam setelah Presiden Vladimir Putin mengumumkan peluncuran serangan besar-besaran. Tank Rusia dan alat berat lainnya melintasi perbatasan di beberapa wilayah utara, serta dari semenanjung Krimea yang dicaplok Kremlin di selatan, kata badan tersebut. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Presiden Rusia Vladimir Putin sudah menyatakan perang terhadap Ukraina. Mulai hari ini, mereka melakukan serangan secara besar-besaran ke negara tersebut.

Menurut Putin, apa yang dilakukannya ini sebagai operasi militer khusus untuk mendemilitersasi Ukraina.

Serangan dimulai tak lama setelah Putin berpidato yang ditayangkan ditelevisi sebelum pukul 06.00 pagi waktu setempat.

Beberapa saat setelah pidato tersebut, Kramtorsk, salah satu kota di Ukraina, langsung dihujani bom dan rudal.

Setelah itu, serangan terus berlanjut ke kota-kota besar di Ukraina seperti di Kharkiv, Odessa, Mariupol, dan ibu kota Kiev.

Serangan militer Rusia ke Ukraina membuat warga negara itu berbondong-bondong menyelamatkan diri.

Dalam video streaming yang dipublikasikan Reuters, Kamis (24/2/2022) sore waktu Indonesia tampak jalanan macet parah akibat warga Kiev yang hendak meninggalkan ibu kota negara itu.

Tampak pula sejumlah warga meninggalkan kota mencari lokasi yang dianggap aman.

Sementara itu, lalu lintas penerbangan komersil untuk sementara ditutup di negara itu.

Melansir Associated Press, pemimpin Ukraina mengatakan sedikitnya 40 orang tewas sejauh ini dalam apa yang disebutnya sebagai "perang skala penuh" yang menyasar negara itu dari timur, utara dan selatan.

Ini adalah data sementara jumlah korban.

Diperkirakan korban jatuh akibat serangan militer itu terus bertambah.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memutuskan hubungan diplomatik dengan Rusia setelah negaranya diserang hari ini, Kamis (24/2/2022).

Ia juga mendesak pemimpin dunia untuk memberi bantuan pertahanan dan melindungi wilayah udara Ukraina dari agresi Rusia.

Oleksii Arestovich, seorang penasihat Zelensky mengatakan, pasukan Rusia bergerak sejauh 5 kilometer ke wilayah Ukraina di wilayah Kharkiv dan Chernihiv, dan, mungkin di daerah lain.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved