PSM Makassar
Sering Kalah, Pengamat Sebut PSM Masih Pakai Sistem Jadul
Pengamat Sepakbola Hanafing menilai PSM harusnya belajar untuk menjadi klub modern.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PSM Makassar mengalami empat kekalahan beruntun dalam lanjutan Liga 1 Indonesia.
Terakhir, PSM harus takluk dari Persib Bandung dengan skor 2-0 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar,Bali Selasa (22/2/2/2022) malam.
Pengamat Sepakbola Hanafing menilai PSM harusnya belajar untuk menjadi klub modern.
"Permasalahan yang terjadi saat ini karena PSM masih menggunakan sistem yang jadul," jelas Hanafing kepada Tribun-timur.com, Rabu (23/2/22) Siang.
"PSM perlu mencontoh tim-tim modern seperti Bali United, Persib bandung atau klub-klub sukses di Eropa. Sistem dan Ekosistem yang mereka bangun sangat menunjang penampilan mereka di Liga," lanjutnya.
Hanafing menekankan perlunya ada posisi dirketur teknik dalam sebuah klub.
"Disaat seperti ini, Kita bisa lihat betapa pentingnya ada direktur teknik. Fungsinya sebagai pihak yang menganalisis segala situasi internal dan eksternal tim," ujar Hanafing.
"Direktur teknik ini yang analisis kekuatan lawan, perkembangan tim sendiri bahkan sampai ke kondisi ruang ganti," sambungnya.
Direktur teknik merupakan salah satu jabatan yang sering dijumpai pada klub sepakbola modern.
Peran Dirtek ini ialah memberi masukan kepada staff pelatih terkait hasil analisis yang berdasarkan data.
Dirtek menganalisis kekuatan calon lawan, kelemahan dan kekuatan tim dengan materi pemain hingga mengetahui kebutuhan tim.
"Kan sudah AFC sudah atur bahwa Direktur Teknik harus lisensi Pro A AFC, maka bisa dipastikan bahwa ketika sudah memiliki lisensi tersebut dapat memberi kontribusi yang lebih kepada tim," ujar Pria asal Makassar ini.
"Misalkan mau lawan Borneo, Dirtek sudah tahu permainan lawan seperti apa dari menonton dan review laga lawan. Jadi, kalo permainan borneo menyerang dari sayap, PSM sudah bisa mengantisipasi," lanjutnya.
Terakhir, Hanafing berharap manajemen bisa berbenah kembali agar PSM terhindar dari zona degradasi.
"Ya kembali lagi, ini hanya saran dari apa yang saya amati dan pelajari di sepakbola modern. Semoga, seluruhnya mau berbenah dan PSM bisa terhindar dari zona degradasi," tutup Hanafing. (*)