Cuaca Ekstrem Landa Sulsel
Jumlah Pengungsi di Masjid Jabal Nur Manggala Bertambah
Jumlah pengungsi di Masjid Jabal Nur Manggala bertambah. Sebelumnya, 50 warga Blok X Antang mengungsi di masjid tersebut.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Jumlah pengungsi di Masjid Jabal Nur Manggala bertambah.
Sebelumnya, 50 warga Blok X Antang mengungsi di masjid tersebut sekira pukul 10.15 WITA.
Kini bertambah menjadi 77 jiwa pada pukul 12.00 WITA.
Pengungsi berasal dari 20 Kepala Keluarga (KK), 34 laki-laki dan 43 perempuan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin mengatakan, kronologi banjir terjadi karena hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terjadi selama tiga hari, mulai 20-22 Februari.
Hal itu menyebabkan genangan di beberapa wilayah Kota Makassar.
"Pada pagi tadi, akibat melimpahnya air Sungai Kajenjeng, menimbulkan genangan dan banjir, sehingga warga di Blok X Antang harus mengungsi," jelasnya.
Achmad Hendra menambahkan, cuaca esktrem memang telah diperingatkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Makassar, terjadi mulai 20-23 Februari.
Baca juga: Waspada! Enam Daerah ini Diguyur Hujan dan Angin Kencang, BMKG Keluarkan Peringatan Dini
Adapun kebutuhan mendesak para pengungsi antara lain bahan makanan dan makan siap saji, paket kebersihan diri, air bersih, perlengkapan tidur.
"Juga dibutuhkan penampungan air bersih, masker, obat-obatan dan vitamin, serta perlengkapan bayi," bebernya.
Untuk mengantisipasi banjir, pihaknya telah melakukan persiapan. Baik kesiapan sumber daya manusia, maupun peralatan penanganan bencana.
Armada dan peralatan yang disiagakan antara lain 60 personel, 1 truk serbaguna, 7 perahu karet, 3 ambulans, 4 mobil lapangan, dan 3 mobil pick up. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pengungsi-2222.jpg)