Banjir di Maros
Desa Bonto Tallasa Diguyur Hujan Selama 2 Hari, 1000 Rumah Terendam Banjir
Banjir terjadi di sejumlah titik di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.Salah satunya di Desa Bonto Tallasa, Kecamatan Simbang.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-MAROS.COM, MAROS - Banjir terjadi di sejumlah titik di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Senin (21/2/2022).
Salah satunya di Desa Bonto Tallasa, Kecamatan Simbang.
Kepala Desa Bonto Tallasa, Sultan mengatakan banjir terjadi usai hujan yang melanda sejak dua hari terakhir.
Ketinggian banjir bervariasi mulai dari 1 hingga 1,5 m.
"Dari total enam dusun, hampir seluruhnya tergenang. Mulai dari dusun Macinna sampai Bonto Paddinging semua berimbas, ketinggiannya mulai dari semeter yang tertinggi sampai 1.5 meter," katanya.
Ia menyampaikan, dalam peristiwa ini terdapat 1000 rumah warga terendam.
"Hampir semua dusun terendam, jadi ada sekitar 1000 rumah terendam," tambahnya.
Sedangkan banjir terparah terjadi di Dusun Pakere.
"Yang terparah itu di dusun Pakere, karena perputaran air cepat sekali. Sampai menyeberang di jalan dan tanggul pengairan," sebutnya.
Tak hanya rumah, sawah pun turut terendam dalam banjir kali ini.
"Luas sawah di Desa Bonto Tallasa itu ada 660 hektar, sementara yang terendam sekitar 150 hektar," ujarnya.
Ia membeberkan sebelum banjir terjadi, alarm pendeteksi banjir sempat berbunyi pada pukul 03.00 WITA dini hari.
Baca juga: Breaking News: 8 Kecamatan Terendam Banjir di Maros
"Kita punya alat pendeteksi banjir yang terletak di depan kantor desa, sejak pukul 03.00, sudah berbunyi, sehingga masyarakat cepat mengevakusi barang-barangnya, mengakibatkan kerugian tidak terlalu signifikan," terangnya.
Sultan pun sudah menghimbau agar tim relawan bencana bersiaga di tiap dusun.
"Tadi pagi saya sudah himbau ke tim relawan bencana, supaya siap siaga di tiap dusun, titik evakuasi warga itu berada di Kantor desa Bonto Tallasa," ucapnya.
Ia pun mengingatkan masyarakat tetap berhati-hati dan bersiaga menghadapi cuaca buruk yang diprediksi akan terjadi hingga 23 Februari 2022.
"Kejadian ini merupakan musibah bagi kita semua, jadi mari kita tetap waspada, menjaga diri, mudah-mudahan kita bisa terhindar dari musibah banjir ini," harapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/banjir-maros-1-212222.jpg)