Kereta Api Sulsel

Legislator Komisi V DPR RI Muhammad Fauzi Minta Kereta Api Sulsel Selesai Tahun 2022

Legislator Komisi V DPR RI, Muhammad Fauzi minta pembangunan kereta api Sulawesi Selatan selesai tahun 2022.

Editor: Muh Hasim Arfah
dok Muhammad Fauzi
Legislator Komisi V DPR RI, Muhammad Fauzi berkunjung spesifik ke pembangunan Rel Ganda dan Stasiun Rancaekek, di Bandung Barat, beberapa waktu. 

TRIBUN-TIMUR.COM- Legislator Komisi V DPR RI, Muhammad Fauzi berkunjung spesifik ke pembangunan Rel Ganda dan Stasiun Rancaekek, di Bandung Barat, beberapa waktu.

Anggota DPR RI asal Dapil Sulsel III Muhammad Fauzi menganggap pembangunan kereta api Sulawesi Selatan bisa mengikuti pembangunan di Bandung Barat.

Menurutnya, progres pembangunan Stasiun Rancaekek harus menjadi contoh pembangunan stasiun dan rel perkeretaapian di Sulawesi Selatan.

“Ketepatan waktu kerja dan kualitas pembangunan menjadi hal utama agar perencanaan dalam pengoperasian kereta api bisa terukur dan lebih optimal,” katanya di hadapan Anggota Komisi V dan pihak Kemenhub.

Muhammad Fauzi berharap janji untuk operasional kereta api Sulawesi Selatan tahun ini tidak lagi mulur.

Baca juga: Presidium KAHMI Sulsel Sepakat Koordinator Presidium Bergilir, Fauzi: Pelantikan Maret 2022

Adapun proyek kereta tersebut dikerjakan oleh PT Celebes Railway Indonesia (CRI) dengan PT Indonesia Infrastructure Finance (PII), PT Sarana Multi Infrastruktur/SMI (Persero), dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. Pendanaan proyek kereta tersebut tidak bersumber dari APBN.

Pembangunan jalur kereta api tersebut dimulai sejak 2015, dan masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020–2024.

Proyek tersebut rencananya meliputi jalur kereta sepanjang 145 kilometer dan 23 stasiun.

Direncanakan, fase I dari Rencana Induk Perkeretaapian Nasional di Pulau Sulawesi tersebut akan melayani area Sulawesi Selatan meliputi lima kabupaten/kota, yaitu Kabupaten Maros, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Kabupaten Barru, Kota Makassar, dan Kota Parepare.

Legislator Komisi V DPR RI, Muhammad Fauzi berkunjung spesifik ke pembangunan Rel Ganda dan Stasiun Rancaekek, di Bandung Barat, beberapa waktu.
Legislator Komisi V DPR RI, Muhammad Fauzi berkunjung spesifik ke pembangunan Rel Ganda dan Stasiun Rancaekek, di Bandung Barat, beberapa waktu. (dok Muhammad Fauzi)

Nantinya, jalur kereta api Makassar–Parepare tersebut akan berperan sebagai sarana transportasi untuk mendukung permintaan angkutan penumpang dan perpindahan barang, serta membangun konektivitas nasional.

Ia menyampaikan, hadirnya kereta api dinilai akan memberikan dampak ekonomi yang besar bagi masyarakat.

Baca juga: Namanya Masuk Bursa Calon Presidium KAHMI Sulsel, Muh Fauzi: Baru Tahu!

“Masyarakat bisa lebih efisien dalam waktu tempuh dan distribusi logistik sudah bisa tepat waktu, gunanya agar ekonomi masyarakat juga bisa ikut meningkat,” katanya.

Suami Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani ini mengatakan, prospek perkeretaapian di Indonesia sangat potensial.

Sektor ini juga mampu menambah pendapatan negara di bidang transportasi,

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved