Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kakek Tewas Tenggelam

Tiga Bulan, Tiga Orang Tenggelam di Sungai Walennae Soppeng

Sungai Walennae adalah salah sungai terpanjang kedua di Sulawesi Selatan, setelah Sungai Saddang.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Sudirman
Pos SAR Bone
Proses pencarian kakek Baharu (65) di Sungai Walennae, Kelurahan Cabbenge, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, Kamis (10/2/2022) 

TRIBUNSOPPENG.COM, LILIRILAU - Sungai Walennae adalah salah sungai terpanjang kedua di Sulawesi Selatan, setelah Sungai Saddang.

Mengalir sepanjang 169 km atau 105 mil, di Kabupaten Bone, Kabupaten Soppeng, dan Kabupaten Wajo.

Bermuara di Danau Tempe, namun bagian hilirnya sering disebut Sungai Cenranae yang bermuara di Teluk Bone.

Baca juga: Kronologis Kakek Baharu Tenggelam di Sungai Walennae Soppeng, Nekat Menyeberang Sungai Pakai Jerigen

Baca juga: Breaking News: Kakek yang Tenggelam di Sungai Walennae Soppeng Ditemukan Meninggal Dunia

Tiga bulan terakhir, sungai tersebut telah menelan 3 korban jiwa.

Peristiwa pertama terjadi saat sungai tersebut meluap.

Seorang bocah 2 tahun bernama Afkar di Kelurahan Cabbenge, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng dikabarkan hanyut pada Selasa (7/12/2021) lalu.

Hingga saat ini, jasad bocah 2 tahun tersebut tak juga ditemukan dan dinyatakan hilang.

Sehari berselang, Rabu (8/12/2021), seorang nelayan di Kelurahan Sompe, Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo, bernama Dicong (56), juga dikabarkan hanyut.

Dicong diketahui memanfaatkan kondisi luapan sungai untuk mencari ikan.

Namun, dirinya terjatuh dan sayangnya tak pandai berenang.

Jasad Dicong ditemukan pada Kamis (9/12/2021) di area persawahan yang tergenang luapan Sungai Walennae.

Teranyar, seorang kakek bernama Baharu (65) di Kelurahan Cabbenge, Kecamatan Lilirilau, juga dikabarkan tenggelam pada Rabu (9/2/2022) kemarin.

Baharu yang berenang menggunakan jerigen untuk menyeberangi Sungai Walennae itu pun tenggelam.

Jasadnya ditemukan sekitar 2 km dari lokasi kejadian pada Kamis (10/2/2022).

"Korban atas nama Baharu, 65 tahun ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," kata Koordinator Pos SAR Bone, Febrianto Tri Setiawan.

Febrianto menyebutkan, Baharu ditemukan sekitar 2 km dari tempat terakhir dirinya terlihat.

"Ditemukan kurang lebih 1 nautical mil (1nm=1,8km) dari lokasi kejadian," katanya.

Laporan jurnalis Tribun Timur, Hardiansyah Abdi Gunawan

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

Mencari Jejak Hominins Sulawesi

 
© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved