Kakek Tewas Tenggelam
Kronologis Kakek Baharu Tenggelam di Sungai Walennae Soppeng, Nekat Menyeberang Sungai Pakai Jerigen
Kakek Baharu (65) tenggelam di Sungai Walennae, Kabupaten Soppeng, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Rabu (9/2/2022) kemarin.
Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Sudirman
TRIBUNSOPPENG.COM, LILIRILAU - Kakek Baharu (65) tenggelam di Sungai Walennae, Kabupaten Soppeng, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Rabu (9/2/2022) kemarin.
Kejadian itu tepatnya di Kelurahan Cabbenge, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng.
Namun setelah dilakukan pencarian, Baharu ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Kamis (10/2/2022).
Baca juga: Breaking News: Kakek yang Tenggelam di Sungai Walennae Soppeng Ditemukan Meninggal Dunia
Baca juga: Rumah Panggung di Desa Laringgi Soppeng Hangus Terbakar, 2 Rumah dan Kios Terdampak, Segini Kerugian
Salah satu personel Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Soppeng, Rudinan mengatakan, Baharu diketahui menyeberangi sungai Walennae dengan berenang.
"Korban menyeberangi sungai dengan berenang menggunakan jerigen sebagai pelampung, Tapi jerigen tersebut terlepas ketika di tengah sungai dan korban kelelahan hingga tenggelam," katanya.
Lebih lanjut, Rudinan menyebutkan bahwa Baharu tak sendiri.
Saat menyeberangi salah satu sungai terpanjang di Sulsel itu, Baharu ditemani oleh kerabatnya yang bernama Irwan alias Wawan (37).
"Ada keluarganya, berdua berenang. Sempat ditolong tapi korban sudah mulai lemas dan keluarganya juga sudah tidak sanggup pegang apalagi arus sungai cukup deras dan dalam," katanya.
Alhasil, korban pun terlepas dan Irwan langsung menepi dan meminta tolong ke warga terdekat.
Lalu, peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Lilirilau dan diteruskan ke pihak BPBD Kabupaten Soppeng.
Rudinan menyebutkan, Baharu bersama Irwan rencananya mengangkut kabel ke kandang ayamnya yang berada di seberang sungai.
"Korban mau mengangkut kabel listrik di lokasi tempat kandang ayamnya di seberang sungai dengan menggunakan jerigen sebagai pelampung," katanya.
Setelah tim SAR gabungan melakukan pencarian sejak Rabu kemarin hingga Kamis pagi ini, Baharu pun ditemukan sekitar 2 kilometer dari lokasi kejadian.
Kini, korban pun telah dievakuasi menuju kediamannya dan rencananya akan dimakamkan di pemakaman umum setempat.
Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR pencarian Baharu pun ditutup.
Laporan jurnalis Tribun Timur, Hardiansyah Abdi Gunawan