Bandara Internasional Sultan Hasanuddin

Angkasa Pura Akan Random Check Penumpang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Antisipasi Omicron

sejauh ini pihaknya telah menjalankan pemeriksaan sesuai dengan standar pelaksanaan yang ditetapkan pemerintah. 

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Muhammad Fadhly Ali
Tribun Timur/Nurul Hidayah
Suasana Bandara Sultan Hasanuddin, Kamis pagi 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Bandara Sultan Hasanuddin belum meningkatkan pengamanan sistem dan pemeriksaan terhadap penumpang pesawat yang tiba di Bandara Sultan Hasanuddin, meski kasus Covid-19 omicron telah terdeteksi di Sulsel. 

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Sultan Hasanuddin, Wahyudi menjelaskan, sejauh ini pihaknya telah menjalankan pemeriksaan sesuai dengan standar pelaksanaan yang ditetapkan pemerintah. 

"Antisipasi bandara untuk varian covid omiron, masih sama seperti sebelum-sebelumnya. Kita mengikuti perintah tim gugus nasional," katanya.

"Memastikan protokol kesehatan berjalan di bandara, pemeriksaan suhu tubuh, melakukan cuci tangan, mengaktifkan aplikasi peduli lindungi dan menyediakan sanitizer di tempat-tempat tertentu," jelasnya, Kamis (27/1/2022).

Terkait omicron kata Wahyudi, managemen Bandara masih perlu melakukan koordinasi ke pemerintah daerah. 

"Karena fungsi Bandara sebagai supporting untuk kegiatan penanganan omicron," ujarnya.

Dia menambahkan, kedepannya, kemungkinan pihak bandara akan kembali melakukan random check kepada penumpang yang datang di Bandara Sultan Hasanuddin. 

"Bisa saja kami melakukan kembali random check  seperti yang dilakukan saat arus mudik natal tahun lalu. Random check ini dilakukan bagi 100 orang penumpang perhari," ujarnya. 

Dia mengaku siap mendukung dan menyediakan layanan random check lagi.

Jika pemerintah daerah kembali ingin melakukan random check. 

"Kalau yang melakukan random check itu mungkin yang pasnya itu pemerintah daerah. Prinsipnya Angkasa Purasiap mengsupport pemerintah dalam penanganan Omicron," pungkasnya. 

Sementara itu, Sub Kordinator Substansi Kesehatan Matra dan Lintas Wilayah Kantor Kesehatan Pelabuhan Makassar, dr Andi Lukman Hakim Amin menambahkan, pihaknya tidak membuat pemeriksaan yang spesifik untuk mengantisipasi masuknya varian omicron di Sulsel. 

Karena pemeriksaan yang telah dilakukan di Bandara merupakan standar protokol kesehatan yang ditetapkan Pemerintah.

"Kita hanya memastikan jangan sampai ada penumpang yang tidak mengikuti prokol kesehatan yang ditentukan. Misalnya surat antigen dan PCR-nya exspired. Makanya kami berkoordinasi dengan PT Angkasa Pura dan maskapai penerbangan untuk bersama-sama memastikan hal tersebut," ujarnya.

Selain itu kata Lukman, pihaknya telah melakukan pemeriksaan di pintu gerbang, baik yang masuk maupun keluar Sulsel sudah diantisipasi sejak dahulu sesuai ketetapan satuan Covid Nasional. 

"Setiap orang yang akan berangkat dan tiba, sudah harus melalui pemeriksaan Swab dan PCR, mereka juga sudah vaksin satu dan dua. Jadi kami hanya memastikan mereka yang melakukan penerbangan sudah mengantongi surat keterangan," jelasnya.(Tribun-Timur.com)

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved