KSOP Parepare
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrim, KSOP Parepare Larang Kapal Nelayan Berlayar
Kepala KSOP, Triono, telah mengeluarkan Surat Edaran terkait cuaca ekstrem dan gelombang tinggi.
Penulis: M Yaumil | Editor: Muhammad Fadhly Ali
TRIBUNPAREPARE.COM - Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) telah mengeluarkan surat edaran terkait cuaca ekstrem.
Kepala KSOP, Triono, telah mengeluarkan Surat Edaran terkait cuaca ekstrem dan gelombang tinggi.
"Kami sudah keluarkan surat edaran terkait hal ini," katanya, di Pelabuhan Cappa Ujung, Kota Parepare, Kamis (20/1/2022) sore.
Dalam surat tersebut, pihaknya mengeluarkan himbauan dan pelarangan pelayaran.
Pelarangan pelayaran itu menyasar kapal dengan GT (Grass Tonase) rendah.
"Untuk kapal-kapal GT berdraf rendah sementara dilarang," ujarnya.
Contohnya, kapal nelayan, kapal tongkang, tugboat, dan LCT (Landing Craft Tank).
Pelarangan itu sampai cuaca ekstrem ini selesai, dia menambahkan.
Hal ini merupakan respon terhadap peringatan yang dikeluarkan BMKG Sulsel.
Menurut Triono, perairan Parepare akan diterpa angin kencang dan gelombang tinggi.
Olehnya itu, Triono menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati.
"Diharapkan kepada masyarakat untuk berhati-hati mengingat cuaca yang sedang ekstrim," ujar Kepala KSOP itu.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar mengeluarkan peringatan dini untuk cuaca wilayah Sulawesi Selatan.
Peringatan dini: Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang-lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Pinrang, Parepare, Sidenreng, Sengkang, Watansoppeng, Watampone, Barru, Pangkep, Maros, Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, Selayar.
Moderate Sea (Gel. 1.25-2.5 m) terjadi di Perairan Parepare, Perairan Spermonde Pangkep bagian barat.