Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Jajanan Kekinian

Parkiran Pasar jadi Area Kuliner Kekinian Maros, Buka di Malam Hari Harga Menu Mulai Rp 2 Ribu

Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan dan sekitarnya. Telah hadir wisata kuliner baru yang wajib dikunjungi. 

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sukmawati Ibrahim
Nurul Hidayah/Tribun Timur
Suasana Lokasi Kuliner Malam Batangase (KMB) Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan dan sekitarnya.

Telah hadir wisata kuliner baru yang wajib dikunjungi. 

Wisata memanjakan lidah ini diberi nama Kuliner Malam Batangase (KMB).

Lokasinya di area parkiran pasar Batangase, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Sebelum disulap jadi area kuliner baru, tempat ini dulunya gelap dan sepi. 

Kini tempat ini berubah jadi ramai dengan lampu-lampu nan cantik

Mulai Kamis (13/1/2022) lalu, para pedagang kuliner di Maros mulai masuk. 

Baca juga: Promo Indomaret! Larisst Beras Kepala Super 5 Kg Sisa Rp 55.900, Minyak Goreng Juga Turun Tipis

Baca juga: Sambut Imlek! 7 Tenant TSM Makassar Hadirkan Promo, Ada Diskon HIngga 70%

Sekiranya ada 100 tenant disiapkan.

Namun yang baru terisi sekitar 30 tenant. 

Terdiri dari tenant makanan dan minuman. 

Ada yang tradisional maupun kekinian

Harga yang ditawarkan pun pas di kantong, yakni mulai Rp 2 ribu sampai Rp 10 ribu. 

Bupati Maros, Chaidir Syam mengatakan, area ini diinisiasi langsung oleh para pelaku UMKM.

“Sebenarnya wisata kuliner ini sudah ada sejak lama, namun baru diaktifkan kembali karena masa pandemi,” katanya saat hadir meresikan area ini. 

Ia menekankan, KMB ini hanya akan beroperasi pada malam hari saja.

Baca juga: Pantai Maroneng Pinrang! Tempat Apik Saksikan Matahari Terbenam, Tiket Masuk Hanya Rp 5 Ribu

“Konsep box kuliner ini kan hanya berlaku ketika malam hari saja, kemudian ketika pagi hari kembali menjadi tempat parkiran pasar,” ujarnya. 

Menurut Bupati Maros, tempat ini bisa jadi salah satu pilihan nongkrong untuk masyarakat Maros.

“Jadi tidak perlu lagi jauh jauh ke Makassar untuk nongkrong, apalagi harga yang di tawarkan ditempat ini sangat terjangkau,” ujarnya.

Chaidir berharap, hadirnya wisata kuliner ini bisa membantu membangkitkan pertumbuhan ekonomi masyarakat .

“Kita tidak kenakan tarif, karena ingin tumbuhkan dulu pertumbuhan ekonomi masyarakat di masa pandemi ini,” tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved