Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

Lawan PSM Makassar, Pelatih Persebaya Aji Santoso Ingin Balas Kekalahan Pertemuan Pertama

Laga antara Persebaya Surabaya vs PSM Makassar akan diadakan di Stadion I Gusti Ngurah Raih, Denpasar, Jumat (14/1/2022) pukul 21.45 Wita.

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Sudirman
Media Official
Pelatih Persebaya, Aji Santoso dan pemain Persebaya, Arif Satria 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Laga antara Persebaya Surabaya vs PSM Makassar akan diadakan di Stadion I Gusti Ngurah Raih, Denpasar, Jumat (14/1/2022) pukul 21.45 Wita.

Persebaya ingin rebut kemenangan dari PSM. Sekaligus membalas kekalahan pada pertandingan putaran pertama Liga 1 2021-2022.

Pada putaran pertama, Persebaya takluk dari PSM Makassar dengan skor 1-3 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung pada Sabtu (18/9/2021).

Baca juga: Tak Ada Pemain Cedera, Pelatih PSM Makassar Joop Gall Percaya Diri Bisa Kalahkan Persebaya Surabaya

Baca juga: Lini Belakang Persebaya Masih Rawan, Alie Sesay Absen Saat Lawan PSM Makassar

Padahal mereka unggul lebih dulu lewat gol Jose Wilkson. Namun PSM bisa bangkit dan membalikkan keadaan lewat dua gol Anco Jansen dan  satu gol Yakob Sayuri.

Pelatih Persebaya, Aji Santoso mengatakan, kekalahan 1-3 dari PSM akan dibalas di putaran kedua.

Walau itu tidak mudah, karena PSM memiliki pelatih baru dan beberapa pemain baru.

“Yang jelas misi kami main bagus dan bisa mengalahkan PSM dalam pertandingan besok. Kita kalah putaran pertama, putaran kedua kami sangat ingin membalas kekalahan itu. Meskipun kami harus bekerja keras,” ungkapnya dalam konferensi pers, Kamis (14/1/2022).

Ia pun kini bisa bernapas lega karena sejumlah pemain yang sempat memperkuat  Timnas Indonesia pada Piala AFF 2020 telah bergabung dengan tim.

Yakni, Ernando Ari, Rachmat Irianto, Ricky Kambuaya dan Rizky Ridho.

“Semua pemain dari Timnas Indonesia sudah hadir semua. Tadi pagi saat kami lakukan official training, mereka sudah datang,” katanya.

Namun pemain belakang, Alie Sesay belum bisa dimainkan. Pemain 27 tahun ini masih menjalani karantina di Jakarta.

Lanjut pelatih 51 tahun ini, meski dalam tren positif, ia tetap mengevaluasi timnya. 

Utamanya di dua pertandingan terakhir. Sebab gawang Persebaya kebobolan tiga kali. Lini belakang harus semakin solid.

“Ini tidak boleh terjadi lagi, lawan dengan mudah cetak gol. Ini sudah saya sampaikan kepada tim sebagai evaluasi. Pertandingan ke depan harus lebih solid,” tuturnya.

Sementara pemain Persebaya, Arif  Satria mengatakan, ia bersama rekan setimnya dalam kepercayaan dan motivasi yang bagus.

“Semoga motivasi bagus ini bisa dilanjutkan dengan performa bagus. Pertandingan besok, diberikan keberuntungan untuk dapat raih poin maksimal,” ucapnya.

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved