Pembunuhan Ibu & Anak di Subang
TERBARU dari Kasus Subang: Pelaku Diduga Berada di Antara 69 Saksi Terperiksa, Siapa Dia?
Polda Jabar sudah merilis sketsa terduga pelaku yang menjadi progres pengungkapan kasus Subang itu
Demikian, menurut Adrianus, karena TKP kurang steril, forensik kerap menemukan jejak yang tidak seharusnya ada di TKP.
Dari sana ada hal-hal yang perlu diperhatikan justru menjadi tidak diperhatikan.
Ia pun mencontohkan yang menjadi bukti TKP kurang steril, seperti rokok yang tertinggal.
Oleh karena itu, menurutnya, jikalau ada rokok yang berasal dari petugas, menurutnya, penyidik pun disibukkan dengan hal yang tak diperhatikan tersebut.
“Ketemu yang baru, ketemu yang baru tapi belum tentu alat bukti ya?” tanya Aiman.
Hal tersebut pun disetujui kriminolog UI tersebut.
Kemudian Adrianus menyinggung, seandainya kepolisian melakukan penyelidikan belum menguatkan alat bukti, maka ada kemungkinan dibantah.
Hal ini yang menurutnya dikhawatirkan mengurangi rasa kepercayaan masyarakat kepada kepolisian.
Kejanggalan Kasus Subang
Aiman kembali mengingat dalam kasus Subang tersebut terdapat tiga kejanggalan.
Pertama, tidak ada tanda masuk secara paksa ke dalam rumah.
Dari kejanggalan tersebut diduga pelaku dapat masuk ke rumah karena punya akses atau memegang kunci.
Namun kemudian, dari mana pelaku mendapatan kunci rumah korban.
Kedua, polisi menemukan dua jejak kaki yang berbeda di lokasi TKP.
Saat itu belum bisa dipastikan apakah dua jejak kaki tersebut jejak pelaku atau bukan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/update-kasus-subang-5-desember-2021.jpg)