Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Wajo

Menteri ATR/BPN RI Serahkan 5.000 Sertifikat Tanah ke Pemkab Wajo

Bupati Wajo Amran Mahmud menandatangani nota kesepahaman perjanjian kerja sama serta penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat di Hotel The Rinra.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Sukmawati Ibrahim
Humas Pemkab Wajo  
Bupati Wajo, Amran Mahmud, mengikuti memorandum of understanding (MoU) dan perjanjian kerja sama serta penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat di Hotel The Rinra, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (5/1/2022). 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKAMG - Bupati Wajo Amran Mahmud menandatangani nota kesepahaman perjanjian kerja sama serta penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat di Hotel The Rinra, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (5/1/2022).

Penandatanganan MoU dan perjanjian kerja sama ini dilakukan antara bupati/wali kota dengan pimpinan Kantor Badan Pertanahan Kabupaten/Kota se-Sulsel.

Sementara, penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat diserahkan langsung Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) RI, Sofyan Djalil, kepada perwakilan masyarakat secara simbolis.

Plt Gubernur Sulsel, para bupati, dan wali kota serta beberapa instansi lainnya diserahkan sertifikat hak pakai atas nama pemerintah dan instansi masing-masing.

Bupati Wajo, Amran Mahmud, menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Menteri ATR/BPN RI atas penyerahan sertifikat hak pakai atas nama pemerintah dan sertifikat tanah untuk rakyat.

Sebagai informasi, Kabupaten Wajo pada 2021 lalu mendapatkan jatah sertifikat tanah untuk rakyat secara gratis.

Hal itu merupakan hasil program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap dan Redistribusi Tanah (PTSL-RT).

"Untuk program PTSL-RT di Kabupaten Wajo tahun 2021 ini kita mendapatkan jatah sebanyak 5.000. Sebagian sudah diserahkan, yang diserahkan hari ini adalah sisanya sekaligus tahap terakhir dari program 2021 ini," katanya.

Ketua DPD PAN Wajo ini mengaku senang dan merespons positif dengan program PTSL-RT. Selain karena masyarakat sangat terbantu, sertifikat tanah punya banyak manfaat.

"Untuk menjelaskan kepemilikan tanah serta menghindari terjadinya konflik pertanahan, juga bisa digunakan sebagai agunan untuk mendapatkan modal usaha," katanya.

Sementara, Menteri ATR/BPN RI, Sofyan Djalil, pada kesempatannya menyampaikan bahwa memang instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan percepatan penyelesaian masalah pertanahan.

"Beliau (Presiden Jokowi) meminta agar Kementerian ATR segera menyelesaikan adminstrasi pertanahan. Beliau minta seluruh tanah agar didaftarkan, jika memungkinkan untuk disertifikatkan," katanya.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan bahwa masyarakat Sulsel sangat antusias menunggu kedatangan Menteri ATR/BPN RI.

Baca juga: Istri Bupati Wajo Dinobatkan Perempuan Inspirator Penggerak Percepatan Vaksinasi Covid-19

"Karena di era beliau atas instruksi Bapak Presiden, ada bagi-bagi sertifikat gratis. Kalau dulu sertifikat susah diurus, sekarang sudah menjadi mudah," katanya.

Meskipun di balik kemudahan pasti ada juga beberapa permasalahan yang muncul. Namun, menurutnya, permasalahan yang muncul akan tetap diselesaikan bersama.

Siapa Saja 3 Kandidat Pemain Australia Digadang-gadang jadi Striker PSM Makassar

FMIPA UNM Rayakan Dies Natalis ke-58

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Dirut PT PLN Persero yang diwakili Direktur Bisnis Regional Sulampua dan Nusa Tenggara, Hadi Priyanto, Ketua DPRD Sulsel bersama jajaran Forkopimda Sulsel, Kepala BPN Sulsel, pimpinan PT PN XIV, serta undangan lainnya. (*)

 
 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved