Breaking News:

Tribun Bisnis

Berapa Nilai Investasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik? Simak Penjelasan PLN 

PT PLN (Persero) sukses hadirkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) kedua di Makassar. 

PLN
Suasana peresmian SPKLU kedua di Kota Makassar terletak di kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Makassar Selatan, Selasa (4/1/2022) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- PT PLN (Persero) sukses hadirkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) kedua di Makassar. 

SPKLU kedua ini berada di depan kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Makassar Selatan.

Peresmian berlangsung Selasa (4/1/2022) sore. 

Sebelumnya, SPKLU pertama hadir di PLN ULP Mattoanging di tahun 2021 lalu. 

Di sela peresmian, Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara (Sulmapana), Adi Priyanto mengatakan, nilai investasi SPKLU dibanderol mulai Rp 150 juta hingga Rp 200 jutaan. 

"Bukan hanya PLN, pihak swasta juga bisa membuka SPKLU. Syaratnya mudah," katanya.

Adi Priyanto juga memaparkan percepatan program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) akan mendukung pengurangan impor BBM dan meningkatkan ketahanan energi nasional.

"Proyeksi Kementerian ESDM dalam Grand Strategi Energi Nasional, pada tahun 2030 jumlah mobil listrik ditargetkan sekitar 2 juta unit, dan motor listrik sekitar 13 juta unit," ujarnya.

Pada tahun yang sama, target penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sekitar 30 ribu unit dan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik (SPBKLU) sekitar 67 ribu unit. 

Saat ini 9 unit SPKLU telah beroperasi dan tersebar di wilayah kerja PLN Regional Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved