Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

Haruskah Suporter PSM Makassar Berharap Banyak pada Joop Gall? Simak Jejak Karirnya

Bagi PSM Makassar ini bukan kali pertama menggunakan jasa meneer asal Belanda untuk menjadi juru taktik.

Editor: Muh. Irham
TRIBUN TIMUR/GRAFIS
Pelatih PSM Makassar, Joop Gall 

TRIBUN-TIMUR.COM  - Manajemen PSM Makassar mendatangkan pelatih asal Belanda, Joop Gall untuk menangani PSM Makassar mengarungi putaran kedua Liga 1 2021/2022.

Bagi PSM Makassar ini bukan kali pertama menggunakan jasa meneer asal Belanda untuk menjadi juru taktik.

Mulai dari Henk Wulems di 2000, kemudian dilanjutkan ke Wim Rijsbergen di era LPI, dan yang paling anyar adalah, Robert Rene Alberts yang menukangi PSM Makassar di musim 2016-2018.

Bagi penggemar PSM Makassar, kehadiran Joop Gall, bisa menghadirkan kembali daya magis Belanda di tubuh PSM Makassar.

Henk Wullems membawa PSM Makassar juara, sementara Wim mebawa PSM Makassar bersaing di papan atas LPI, dan Robert Rene Alberts sukses membawa kembali PSM bisa bersaing di Liga 1.

Joop Gall masuk menggantikan Milomir Seslija yang dipecat pada akhir November 2021.

Milomir Seslija dipecat lantaran dianggap tak berhasil mengeluarkan performa terbaik pada pemain PSM Makassar.

Baca juga: Minim Pengalaman Sepakbola Asia, Tugas Berat Menanti Joop Gall Pelatih Baru PSM di Liga 1 2021

Baca juga: Belum Sehari Diperkenalkan, Pelatih Joop Gall Ditarget Manajemen Bawa PSM Makassar ke 3 Besar Liga 1

Hasilnya, PSM Makassar berada di peringkat ke-12 dengan jarak enam poin dari garis degradasi hingga putaran ketiga Liga 1 2021-2022 berakhir.

Karir kepelatihan pria asal Groningen ini, bermula ketika Jopie sapaan akrabnya menjadi asisten Pelatih di FC Groningen pd tahun 2001, setelah 5 tahun dia Pindah ke BV Vendam Liga 2 Belanda sampai 2011 sebagai pelatih kepala.

Selama di Vendam prestasi terbaiknya hanya berhasil masuk ke Playoff promosi ke EreDivisi namun gagal.

Setelah hampir 6 tahun di BV Vendam, di 2011 dia pindah ke Go Ahead Eagles, namun tak cukup setahun Jopie dipecat gara-gara GAE cuma berada di posisi 11 Liga 2 Belanda.

Setelah itu dia melanjutkan karir "mediokernya" ke FC Emmen (2012-2015) Belanda, FK Stall Kamjanske di Ukraina (2016-2017), dan kembali lagi ke Belanda di Spakenburg di 2017 selama 3 bulan.

Ganti-ganti Pelatih 

PSM Makassar sejauh ini memang terkenal gonta-ganti pelatih. Buktinya, sudah ada 24 pelatih (termasuk Joop Gall) yang dipakai-lepas sejak 1999.

Jika dirata-rata, pergantian pelatih tersebut tidak sampai setahun sekali.

Baca juga: Daftar Transfer Pemain di Liga 1, Termasuk PSM Makassar, Persib Bandung, Persija dan Arema

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved