Penganiayaan
Cerita Mantan Bupati Boltim Disekap dan Hidungnya Digigit Hingga Putus oleh Seorang Pengusaha
Sehan bercerita penganiayaan terjadi di rumah AJ di Kelurahan Tumubui, Kota Kotamobagu pada Rabu (29/12/2021).
Namun setelah Sehan shalat, AJ kembali bereaksi dengan duduk di sofa dan merangkul menggunakan tangan kanannya
"Kapolres pun pisahkan dan memberikan nasihat aja," ucapnya.
AJ kembali melakukan hal yang sama dan sempat berbantahan dengan Kapolres. Tak lama, Kapolres memanggil satu personel buser yang langsung mendekat dan berusaha mengamankan.
"Tapi Kapolres mengatakan mundur, kamu tunggu perintah, dia terdiam dan mundur," kata Sehan.
Namun pelaku justru datang lagi menyerang dan mengigit hidung Sehan.
"Di situ dia rangkul leher saya dengan tangan kanan dan secara cepat itu dia langsung gigit hidung saya," kata Sehan.
Baca juga: Kronologi Penganiayaan Seorang Remaja di Depan Minimarket, Korban: Ma, Tadi Digebuk Orang
Akibat kejadian tersebut, Sehan mengalami luka serius di hidung. "Saya harus operasi plastik, ujung besar hidung saya copot, jaringannya putus," sebutnya.
Setelah kejadian tersebut, Kapolres langsung meminta anggotanya intel, buser dan reserse yang ada untuk membawanya ke rumah sakit. Selain itu ia juga diarahkan untuk membuat laporan ke Polsek.
"Untuk perawatan medis. Sesudah saya divisium lalu diarahkan ke polsek, saya bilang 'loh, Kapolres ada kenapa tidak langsung ke Polres'. Tapi saat itu saya iya-iya saja, apalagi saat itu sudah tidak fokus berpikir, belum makan," kata Sehan.
Sehan mengingatkan kepada Kapolres atas kasus ini agar pelaku jangan sampai di luar karena tidak ada jaminan keamanan untuk diirnya.
"Orang-orang saya pasti akan ngamuk dan itu puluhan ribu, dan hari ini kalau saya tidak tahan, di rumah saat ini tidak pernah berhenti (simpatisan datang)," ujarnya.
Terkait kasus ini, ia mengatakan Kapolres Boltim meminta Sehan untuk menenangkan orang-orangnya.
"Saya harus berlaku dewasa, bahwa saya mengimbau seluruh para simpatisan jangan melakukan reaksi karena sekarang sementara diproses di kepolisian," katanya.
Sehan yakin kasus ini ditangani serius oleh kepolisian.
"Saya percaya pihak kepolisian profesional, mudah-mudahan kasus ini tuntas dan tidak tumpang tindih," harapnya.
Sementara itu Kapolres menyebutkan, penganiayaan ini diduga terjadi karena persoalan utang piutang.
"Kita tidak tahu utang piutangnya kapan, di mana, terkait apa, kita tidak tahu. Karena itu masalah perdata," katanya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/mantan-bupati-boltim-sehan-landjar-digigit.jpg)