Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Piala AFF 2020

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong Ngamuk Jelang Final Piala AFF 2021,Rupanya Ini Biang Keroknya

Jelang laga final Piala AFF 2021 antara Indonesia vs Thailand Rabu (29/12/2021), pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong ngamuk dan murka.

Editor: Sakinah Sudin
Dok PSSI
Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memberikan materi pada training center (TC) timnas U22 Indonesia jelang persiapan SEA Games 2021 di Jakarta, 8-28 Februari 2021. (Dok. PSSI) 

Sebelumnya, Shin Tae-yong juga pernah marah.

Namun kasusnya berbeda.

Shin Tae-yong marah ke pemain Timnas Indonesia, Asnawi, atas sikapnya kepada pemain Singapura Faris Ramli.

Berikut selengkapnya!

Shin Tae-yong bersimpati pada Faris Ramli yang diejek Asnawi Mangkualam saat gagal mengeksekusi penalti.

Baca juga: Ketua Asbisindo Sulsel Prediksi Indonesia Unggul Tipis atas Thailand, Jempoli Taktik Shin Tae-yong

Baca juga: Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Thailand hingga 1 Absen, Shin Tae Yong Susun Strategi

Pelatih tim nasional Indonesia, Shin Tae-yong, menunjukkan sikapnya sebagai olahragawan sejati di Piala AFF 2020.

Shin Tae-yong baru saja membawa timnas Indonesia melaju ke final Piala AFF 2020 setelah mengalahkan Singapura di babak semifinal.

Dalam duel Indonesia kontra Singapura tersebut, terdapat insiden yang memantik perdebatan di kalangan publik sepak bola Tanah Air.

Insiden tersebut terjadi pada pengujung laga saat Singapura gagal memanfaatkan tendangan penalti.

Faris Ramli yang ditunjuk menjadi eksekutor gagal menaklukkan Nadeo Argawinata yang heroik menepis penalti tersebut.

Sejurus kemudian, Faris Ramli dipapas Asnawi Mangkualam yang tak malu mengucap "Thank you" di depan hidung striker Singapura itu.

Asnawi segera diusir oleh rekan Faris Ramli, Shahdan Sulaiman, dan segera memantik respons dari suporter Indonesia.

Asnawi Mangkualam menghampiri faris ramli usai gagal eksekusi penalti
Asnawi Mangkualam menghampiri faris ramli usai gagal eksekusi penalti (Twitter)

Di satu sisi, tindakan Asnawi dianggap wajar sebagai ekspresi pemain yang aspek emosionalnya naik turun pada laga tersebut.

Di sisi lain, Asnawi dianggap tak menghormati pemain lawan yang menelan nasib tak bisa membawa negaranya melaju jauh.

Shin Tae-yong, bagaimanapun, berpihak pada pendapat kedua.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved