Bupati Toraja Utara Yohanis Bassang Minta Mahasiswa Modul Nusantara Punya Warna dan Karakter Sendiri

Frederik menambahkan, Toraja Utara tidak hanya mengajarkan kebhinekaan sesuai harapan mahasiswa tetapi juga tentu menjadi tempat wisata budaya.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Abdul Azis Alimuddin
Tribun Timur
Bupati Toraja Utara Yohanis Bassang foto bersama mahasiswa Modul Nusantara Pertukaran Mahasiswa Merdeka di Halaman Kantor Bupati Toraja Utara, Selasa (28/12/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Bupati Toraja Utara Yohanis Bassang menerima kunjungan mahasiswa Modul Nusantara Pertukaran Mahasiswa Merdeka, di Halaman Kantor Bupati Toraja Utara, Selasa (28/12/2021).

Ombas, sapaan Yohanis Bassang menerima kunjungan mahasiswa yang bertajuk Visit Toraja itu pada kegiatan apel pagi.

Meski berlangsung formal, tapi suasana sangat cair dan penuh tawa.

Ombas beberapa kali menyampaikan guyonan kepada pegawai dan mahasiswa yang berbaur dalam apel pagi.

Ombas menyatakan, mahasiswa untuk menyiapkan diri menjadi pemimpin harus memiliki kecerdasan.

"Selain smart, pemimpin itu harus mempunyai warna. Punya karakter tersendiri. Kalau tidak, akan susah diingat," tegas Ombas via rilis diterima Tribun Timur, Selasa (28/12/2021).

Ombas juga mengingatkan kepada mahasiswa yang berasal dari Sumatera, Jawa, dan Kalimantan itu agar memperhatikan indeks prestasi.

Baca juga: Bupati Yohanis Bassang Ajak Anak Pramuka di Toraja Utara Budayakan Malu

Setidaknya, menurut Ombas, mahasiswa membantu orang tua dengan cepat menyelesaikan pendidikan.

Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang (Ombas)
Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang (Ombas) (TRIBUN-TIMUR.COM/TOMMY PASERU)

"Saya itu selesai di kampus tidak sampai empat tahun. Padahal saya juga aktif di berbagai organisasi. Himpunan hingga pengurus senat," imbuh Ombas disambut tepuk tangan peserta apel.

Saat menerima kunjungan sebanyak 123 mahasiswa inbound Universitas Negeri Makassar Visit Toraja, Ombas didampingi Frederik V Palimbong, Wakil Bupati Toraja Utara.

Frederik menambahkan, Toraja Utara tidak hanya mengajarkan kebhinekaan sesuai harapan mahasiswa tetapi juga tentu menjadi tempat wisata budaya dan wisata alam.

"Ada banyak tempat belajar keIndonesiaan di sini. Ada juga wisata budaya dan wisata alam," tutur Frederik.

Setelah diterima di Kantor Bupati, Rombongan Mahasiswa Inbound UNM selanjutnya mengujungi beberapa tempat seperti Ketek Kesu, Londa, Lemo, dan Lolai.

Saat kunjungan, mereka didampingi delapan dosen pembimbing lapangan.

Baca juga: Liburan Seru Berbasis STEAM ala Boom School Makassar

Salah seorang dosen pembimbing lapangan, Muhammad Said menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas penerimaan Pemerintah Kabupaten Toraja Utara.

"Luar biasa penyambutan dari Pak Bupati dan jajaran," ujar Said setelah menyerahkan cindera mata kepada Bupati Toraja Utara.(*)

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved