XL Axiata
XL Axiata Prediksi Trafik Layanan Naik 5-10 % Saat Libur Natal dan Tahun Baru
PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) memastikan kesiapan jaringan menghadapi lonjakan trafik di semua layanan jelang libur Natal dan tahun baru.
Penulis: Rudi Salam | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) memastikan kesiapan jaringan menghadapi lonjakan trafik di semua layanan jelang libur Natal dan tahun baru.
Pihaknya memperkirakan akan cukup banyak masyarakat memanfaatkan liburan untuk melakukan perjalanan ke luar kota, terutama ke destinasi wisata di berbagai daerah.
Sehingga akan terjadi kenaikan trafik penggunaan layanan data dan telekomunikasi pada jaringan XL Axiata.
Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa menyebut bahwa selama periode Hari Raya Natal dan Tahun Baru akan terjadi peningkatan trafik sekitar 5 - 10%.
Hal itu berdasar asumsi sebagian dari masyarakat akan mulai berani melakukan perjalanan untuk berlibur atau setidaknya pulang kampung.
“Berarti banyak pelanggan akan menggunakan layanan-layanan data guna membagi pelangalaman selama perjalanan liburannya,” katanya via rilis ke tribun-timur.com, Kamis (23/12/2021).
Sementara itu, pihaknya memperkirakan akses ke layanan video streaming akan meningkat seiring dengan meningkatnya trend berbagi dokumentasi video baik secara langsung atau melalui media sosial.
Pada tahun-tahun sebelumnya sebelum pandemi Covid-19, di sepanjang libur akhir tahun di mana kedua hari besar tersebut berada, trafik layanan, terutama data selalu meningkat secara signifikan.
Pada dua tahun terakhir, trafik data hanya meningkat sekitar 3% dibandingkan trafik hari normal di bulan sebelumnya.
Hal itu karena adanya larangan atau pembatasan mobilitas masyarakat terkait pencegahan penyebaran pandemi Covid-19.
Menurut Gede, untuk memastikan pelanggan mendapatkan layanan yang terbaik, XL Axiata telah menyiapkan jaringan dengan kapasitas sebesar 2x lipat dari hari normal.
Tim XL Axiata juga sudah mengidentifikasi kota-kota yang rawan dengan lonjakan trafik, selain juga fokus di area residensial.
Kota-kota tersebut terutama yang berada di jalur utama mudik, seperti Bandung, Cirebon, Semarang, Yogyakarta, hingga Surabaya dan Malang.
Selain itu juga Merak, Bandar Lampung, hingga Palembang di jalur Jawa ke Sumatera.
Tim XL Axiata juga sudah menyiapkan rekayasa pengalihan atau pemecahan trafik jika terjadi kepadatan di suatu area.