Hari Ibu
Cerita Tenry Waru, Meski Sibuk Ngajar Urusan Anak Nomor Satu
Dosen UMI Makassar, Tenry Waru berbagi cerita bagaimana ia bisa mengatur waktunya dalam hal mengajar dan mengurus anak-anaknya
Penulis: Nining Angraeni | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dosen UMI Makassar, Tenry Waru berbagi cerita bagaimana ia bisa mengatur waktunya dalam hal mengajar dan mengurus anak-anaknya.
Tenry Waru hadir di Ngobrol Virtual Tribun Timur yang bertema Ibuku Sayang, Ibuku Hebat, Rabu, (22/12/2021).
Ia menuturkan menjadi ibu sekaligus akademisi sudah menjadi hal biasa.
Justru sudah menjadi rutinitas sekaligus hobi yang ia nikmati.
Di tengah rutinitas menjadi akademisi, ia memang sudah mengatur waktunya sampai satu minggu ke depan.
Sehingga urusan rumah tangga seperti mengurus suami dan tiga anak juga punya porsi masing-masing.
"Skala prioritas harus ada. Sesibuk-sibuknya kita di luar, tugas utama kita itu mendidik dan membesarkan anak. Itu nomor satu," katanya.
Menurutnya, seseorang dikatakan berhasil jika urusan keluarganya juga tertata rapi.
Apalagi background Tenry merupakan seorang akademisi yang setiap hari harus membagikan ilmunya kepada mahasiswa.
"Kalau kita bisa meliterasi orang tapi tidak mampu meliterasi keluarga, itu berarti kita tidak berhasil. Kita harus perbaiki di dalam dulu, baru di luar," bebernya.
Dikatakan, semakin sibuknya seseorang, berarti orang tersebut mampu mengatur waktu.
Antara pekerjaan rumah tangga dan pekerjaan luar.
"Tidak mudah menjadi ibu sekaligus akademisi. Tipsnya, kita harus memaksimalkan waktu yang ada," ungkapnya.
Diakui, jika makna dari kata ibu itu sangat dalam dan luas.
"Kita itu segalanya. Kita guru, kita ibu, ustadzah bagi anak-anak kita," sebutnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/dosen-umi-makassar-tenry-waru-23120221.jpg)