Breaking News:

Tribun Bulukumba

Kok Bisa? 2.000 NIK Warga Bulukumba yang Sudah Divaksin Tidak Terdata, Dinkes: Belum Teraktivasi

Selain itu, dr Wahyuni juga mengungkapkan, bahwa ditemukan sejumlah NIK yang digitnya salah.

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Muhammad Fadhly Ali
Tribun Timur/Firki Arisandi
Proses verifikasi data vaksinasi di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel). 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Sebanyak 2.000 Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang menjadi sasaran vaksinasi di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), bermasalah.

Data itu ditemukan oleh Tim Satgas Vaksinasi Covid-19 Kabupaten Bulukumba.

Baca juga: Fakta Baru Terkuak, Bukan 16 Kali, Joki Vaksin Abdul Rahim Ngaku Sudah 17 Kali Divaksin Covid-19

Baca juga: Kok Bisa, Joki Vaksin Covid-19 Abdul Rahim Disebut ODGJ oleh Dinkes Pinrang? Ini Komentar Keluarga

Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Bulukumba, dr Wahyuni, menjelaskan hal itu, Selasa (21/12/2021).

Ia membeberkan, ada sekitar 2.000 orang yang telah divaksin NIK-nya tidak ter-update di data capaian vaksinasi.

"Jadi walaupun dia sudah divaksin datanya tidak ter-input karena NIK nya belum teraktivasi di Capil," jelas dr Wahyuni.

Selain itu, dr Wahyuni juga mengungkapkan, bahwa ditemukan sejumlah NIK yang digitnya salah.

Termasuk juga NIK yang telah digunakan orang lain.

Untuk mengatasi itu, Tim Satgas Covid-19 menggelar perbaikan dan update data vaksinasi secara terpusat.

Itu digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Bulukumba.

Kegiatan yang melibatkan tenaga kesehatan, TNI, Polri dan Dinas Pencatatan Sipil Kabupaten Bulukumba.

Menurut dr Wahyuni ini akan terus berlanjut hingga masalah data vaksinasi dapat diselesaikan.

Data yang ditemukan bermasalah ini akan dilaporkan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk dibenahi.

"Jadi ini juga membantu masyarakat yang datanya bermasalah, sehingga masyarakat tidak perlu lagi datang langsung ke Capil," pungkasnya.(TribunBulukumba.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved