Breaking News:

Penganiayaan

Seorang Napi Narkoba di Bollangi, Tewas Usai Dijemput Anggota Polisi, Keluarga: Ada Lebam di Tubuh

Andi Lolo, seorang narapidana kasus narkoba di Lapas Bollangi, Kabupaten Gowa, tewas beberapa saat setelah dijemput oleh anggota polisi

Editor: Muh. Irham
THINKSTOCK via Kompas.com
Ilustrasi mayat (THINKSTOCK) 

TRIBUN-TIMUR.COM – Andi Lolo, seorang narapidana kasus narkoba di Lapas Bollangi, Kabupaten Gowa, tewas beberapa saat setelah dijemput oleh anggota polisi dari Polda Sulsel.

Kuat dugaan, Andi Lolo tewas setelah dianiaya oleh polisi yang menjemputnya.

Polisi yang menjemput Andi Lolo berasal dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulsel.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan Kombes Polisi Ade Indrawan mengatakan, empat polisi yang terlibat dalam penjemputan Andi Lolo kini sudah diperiksa.

"Empat anggota sedang proses interogasi untuk mendapatkan info awal terkait meninggalnya narapidana Lapas Bollangi," kata Ade saat dikonfirmasi, Senin (20/12/2021).

Jenazah Andi Lolo juga sudah diotopsi Bidang Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan.

Sebagai informasi, Andi Lolo merupakan narapidana kasus narkoba yang divonis 15 tahun penjara.

Dia sudah menjalani hukumannya selama enam tahun. Pada Kamis (16/12/2021), Andi Lolo dijemput untuk dimintai keterangan terkait pengembangan kasus.

Tidak dijelaskan secara rinci kasus yang sedang dikembangkan. Setelah dijemput polisi, Andi Lolo kemudian dipulangkan ke Lapas Bollangi sudah dalam keadaan tewas.

Keluarga narapidana ini menyatakan ada lebam di sekujur tubuh Andi Lolo.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved