PSM Makassar
Pemain PSM Makassar Diteror, Oknum Mengatasnamakan Suporter Masuk Lapangan Hentikan Paksa Latihan
Latihan kembali dilakukan di Lapangan Bosowa Sport Center (BSC), Jl Teuku Umar, Kota Makassar, Senin (20/12/2021) sore.
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PSM Makassar mempersiapkan tim hadapi seri keempat atau putaran kedua Liga 1 2021-2022.
Latihan kembali dilakukan di Lapangan Bosowa Sport Center (BSC), Jl Teuku Umar, Kota Makassar, Senin (20/12/2021) sore.
Sebanyak 29 pemain terlalu bergabung dalam skuad, tujuh pemain masih absen karena terkendala tiket dan urusan keluarga.
Latihan masih dipimipin oleh Karateker Pelatih PSM, Syamsuddin Batola. Sebab, Manajemen PSM belum umumkan sosok pelatih baru.
Pada latihan perdana tadi, Syamsuddin Batola memberikan latihan fisik dan game internal.
Namun, di sela-sela latihan puluhan suporter tiba-tiba masuk ke dalam lapangan.
Mereka menggunakan pakaian hitam dan menutup wajahnya. Mereka membawa spanduk dengan berbagai tulisan.
Diantaranya RIP 3 poin, evaluasi atau degradasi san ayo menang.
Insiden masuknya puluhan suporter tersebut mengganggu latihan skuad Laskar Pinisi yang akan menatap Liga 1 dua pekan lagi.
Para pemain sempat berhenti latihan akibat insiden tersebut. Para official PSM pun meminta apra suporter untuk keluar dari lapangan.
Setelah itu, latihan baru kembali dilanjutkan. Namun, hanya selang 13 menit, para suporter tersebut kembali memasuki latihan.
Terpaksa, latihan kembali dihentikan untuk sementara waktu.
Media Officer PSM, Sulaiman Abdul Karim sangat menyayangkan insiden tersebut.
"Kita sangat sayangkan insiden seperti itu, karena sempat mengganggu jalannya latihan," akunya saat ditemui usai latihan.
Dia berharap, ke depannya hal serupa tidak terulang kembali. Walau hal yang dilakukan sah-sah sebagai bentuk penyampaian aspirasi.