Musda Demokrat Sulsel
H-2 Musda Demokrat, Ni'matullah Pilih Fokus Pantau Kesiapan Panitia, Tidak Ada Karantina DPC
Tidak ada agenda karantina ataupun mengumpulkan dewan pimpinan cabang (DPC) pemilik suara menjelang musda.
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulawesi Selatan Ni'matullah Rahim Bone memilih fokus memantau kesiapan teknis panitia, dua hari menjelang musyawarah daerah partai segitiga mercy.
Ullah, sapaan, mengaku tidak ada persiapan khusus soal pencalonan
Menurutnya, tidak ada agenda karantina ataupun mengumpulkan dewan pimpinan cabang (DPC) pemilik suara menjelang musda.
Bagi Ullah, seluruh DPC adalah sahabat.
"Kita memantau persiapan teknis oleh panitia. Saya fokus dulu supaya musda lancar, makanya saya memantau teknis persiapkan panitia, sudah ada tim DPP, kita koordinasi kesiapan materi dan persiapan teknis lainnya," katanya saat dihubungi Senin (20/12/2021).
Soal agenda bersama DPC, Ullah mengatakan, agendanya diatur oleh DPP soal penjelasan juklat.
Ullah mengatakan akan bertemu di DPC dalam kesempatan tersebut.
"Biasanya besok itu ada penjelasan juklat dan juklat dan OKK terhadap seluruh peserta, kita silaturahmi di situ, karena ini teman semua, para-para kita ji," sambungnya.
Ullah mengatakan, sejauh ini elite DPP yang terkonfirmasi akan hadir yaitu Kepala BPOKK DPP Demokrat Herman Khaeron.
Herman kemungkinan akan didampingi sejumlah pengurus DPP.
"Yang pasti hadir itu Kepala BPOKK Herman Khaeron, karena itu penting karena ini musda, mungkin ada beberapa pengurus dan wasekejen menemani," ujar Ullah.
Ullah mengatakan, musda bukanlah ajang untuk saling berhadap-hadapan antar kubu dalam internal.
Menurutnya aksi saling hadap-hadapan bisa memicu perpecahan jika musda memunculkan pertarungan saling berhadap-hadapan.
"Tidak seharusnya musda kita saling berhadap-hadapan karena pada akhirnya yang tentukan DPP. Semua kebersamaan, solidaritas, persahabatan harus tetap terjaga," kata Ullah.
Hasil Kongres Partai Demokrat 2020 lalu menghasilkan kesepakatan perubahan mekanisme pemilihan ketua dalam musda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/nimatullah-erbe-12-22021.jpg)