Breaking News:

Tribun Maros

SAH! 53 Pasangan Siri di Tompobulu Maros Legalkan Pernikahanya dengan Sidang Isbat

Layanan sidang isbat nikah ini diinisiasi oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Maros.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Saldy Irawan
tribuntimur.com/nurul hidayah
Suasana sidang isbat nikah di di Maros 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - 53 pasangan suami istri di Kecamatan Tompobulu mengikuti sidang isbat nikah secara gratis, Jumat (10/12/21).

Layanan sidang isbat nikah ini diinisiasi oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Maros.

Kepala Disdukcapil, Kabupaten Maros, Eldrin Saleh mengatakan dalam pelaksanaan sidang isbat nikah ini, pihaknya menggandeng Kantor Kementerian Agama, serta Pengadilan Agama Negeri Maros

"Mereka mengikuti sidang isbat nikah gratis ini, untuk mendapatkan akta nikah seusai aturan hukum negara yang bisa digunakan berbagai kebutuhan urusan administrasi," katanya.

Ia menyebutkan pelaksanaan pelayanan sidang isbat ini dilaksanakan di Kecamatan Tompobulu.

Sebab, dikecamatan Tompobulu, kata Eldrin tingkat pernikahan tanpa akte nikah cukup tinggi dibandingkan kecamatan lain. 

"Daerah Tompobulu memang memiliki pasutri yang menikah siri. Ini mendorong kami untuk menggelar sidang isbat di kecamatan tersebut," jelasnya.

Eldrin menuturkan, pelayanan ini dipandang penting karena akan sangat dirasakan manfaatnya secara hukum. 

"Setelah melegalkan pernikahan mereka, mereka terlindungi dengan memiliki catatan akta pernikahan," terang Eldrin.

Kegiatan ini kata Eldrin, akan terus dilaksanakan setiap tahun di setiap kecamatan. 

"Penyelenggaraan layanan sidang isbat ini ditujukan untuk  pasangan suami istri yang belum tercatat, dan belum memiliki akta nikah," tuturnya.

Menurutnya, pemerintah harus hadir di dalam memberikan pelayanan, pengayoman secara hukum.

Sementara itu, Humas Pengadilan Agama Negeri Maros Muhammad Arief Rida menambahkan, ke 53 pasangan suami istri yang ikut sidang isbat kali ini langsung  memiliki akta nikah, Kartu Keluarga dan akte lahir bagi anak-anak mereka. 

Rida menuturkan, umumnya yang mengikuti isbat nikah ini adalah pasangan suami istri yang telah lama menikah dibawah tangan atau nikah siri. 

"Rata-rata yang ikut kali ini, usia pernikahan mereka sudah puluhan tahun," terangnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved