PSM Makassar
Sekjen Red Gank Sarankan Manajemen PSM Datangkan Pelatih Baru Sebelum Bursa Transfer
Sudah 14 hari, PSM Makassar belum memiliki pelatih kepala usai memberhentikan Milomir Seslija,
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sudah 14 hari, PSM Makassar belum memiliki pelatih kepala usai memberhentikan Milomir Seslija,
Pelatih asal Bosnia Herzegovina ini diumumkan tak lagi menukangi kursi kepala PSM sejak Kamis (25/11/2021).
Pelatih akrab disapa Milo ini dinilai gagal membawa PSM bersaing di papan atas klasemen Liga 1 2021-2022
Wiljan Pluim cs justru tercecer di papan tengah klasemen.
Posisi terbaik PSM di tangan Milo hanya berada di peringkat tiga klasemen pada pekan keempat Liga 1.
Setelah itu, Laskar Pinisi terus menurun performa dan peringkatnya.
Usai mendepak Milo, Manajemen PSM menunjuk Syamsuddin Batola sebagai karateker pelatih.
Namun, pelatih 54 tahun itu belum mampu mendongkrak posisi Zulkifli Syukur cs.
Justru tiga pertandingan di tangan Syamsuddin Batola, Laskar Pinisi hanya raih dua poin.
Hasil dari dua kali imbang dan sekali menelan kekalahan.
PSM pun sekarang berada di peringkat 11 dengan 19 poin.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Red Gank, Sadakati Sukma meminta Manajemen PSM secepatnya mendatangkan sosok pelatih baru.
"Paling lambat sebelum memasuki putaran kedua Liga 1. Supaya dalam mempersiapkan tim untuk putaran kedua, pelatih baru sudah memimpin pemain," tuturnya melalui sambungan telepon, Kamis (9/12/2021).
Jika perlu, juru taktik baru sudah ada sebelum jendela transfer Liga 1 dibuka pada 15 Desember mendatang.
"Harusnya seperti itu. Tapi saya yakin manajemen sudah ada calon pelatih, biasanya sudah ada deal-deal," ungkap Sadat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/sekjen-red-gank-sadakati-sukma-2092021.jpg)