Banjir Maros
1.600 Rumah di Maros Baru Terendam Banjir, Warga di Bantaran Sungai Diminta Waspada
1.600 rumah di Maros Baru, terendam banjir. Selain Maros Baru, diketahui ada tujuh delapan Kecamatan lainnya yang juga terendam banjir.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Suryana Anas
TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Sebanyak 1.600 rumah di Maros Baru, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, terendam banjir.
Hal ini disampaikan Bupati Maros, Chaidir Syam saat mengunjungi lokasi banjir di Kecamatan Maros Baru.
"Di Maros Baru, ada delapan dusun yang terdampak, dengan perkiraan 1.600 rumah yang terdampak, " katanya.
Selain Maros Baru, diketahui ada tujuh delapan Kecamatan lainnya yang juga terendam banjir.
"Maros Baru, Bontoa, Lau, Marusu. Bantimurung, Simbang, Turikale, dan Moncongloe Loe," imbuh pria 44 tahun itu.
Chaidir mengatakan dari delapan daerah tersebut Kecamatan Maros Baru merupakan daerah dengan kondisi terparah.
Ia mengatakan banjir kali ini juga dipengaruhi oleh air pasang.
"Hari ini kita meninjau lokasi yang terkena bencana banjir, yang mana tiga hari ini cuaca memang sangat ekstrim selain itu juga air memang sedang pasang," katanya.
Chaidir pun memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maros lebih siaga.
Posko di berbagai wilayah harus aktif 24 jam.
"Akan disiapkan posko di semua desa, kelurahan dan kecamatan siap siaga dalam 1 x 24 jam," bebernya.
Ia juga meminta agar pihaknya segera mendata masyarakat yang terdapat banjir.
Data tersebut kemudian dijadikan acuan dalam penyaluran bantuan.
"Sementara ini kita lagi identifikasi , mendata yang harus diberikan bantuan, dan tadi pagi kita juga mengecek kondisi logistik di BPBD insyaallah kita siap menyerahkan bantuan, " ucapnya.
Chaidir pun menghimbau kepada seluruh masyarakat yang terdampak banjir tetap waspada dan siaga, mengingat debit air masih naik.
"Tetap waspada, tidak boleh lalai, kita tetap siaga kondisi ini masih terus bisa berlangsung, sebab menurut BMKG sampai bulan Februari cuaca sedikit ekstrem sehingga kita semua perlu hati hati," ujarnya
Bagi masyarakat yang tinggal di bantaran sungai, Chaidir berharap untuk terus waspada.
"Agar bisa mengungsi terlebih dulu, sambil mengamankan barang barangnya," tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/bupati-maros-chaidir-syam-saat-mengunjungi-lokasi-banjir-di-kecamatan-maros-baru.jpg)