Tribun Kampus
Prodi Manajemen STIE YPUP Makassar Gelar Webinar Kuliah Pemagangan
Dikarenakan kunjungan industri atau keperusahaan belum bisa dilakukan mengingat pandemi covid-19 belum usai.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Program Studi (Prodi) Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yayasan Pendidikan Ujung Pandang (STIE YPUP) Makassar kembali menggelar kuliah pemagangan dalam bentuk webinar, (03/12/2021)
Kegiatan yang merupakan rangkaian dari pelaksanaan kuliah pemagangan dengan bobot 1 sks yang mana kegiatan ini diikuti 143 mahasiswa program studi manajemen semester tujuh dan juga unsur pimpinan lingkup STIE YPUP serta civitas akademika STIE YPUP Makassar.
Rohani, SE.,MM selaku sekretaris Program Studi Manajemen STIE YPUP dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak atas terlaksananya kegiatan tersebut, serta kesediaan pimpinan Astra Motor Sulawesi Selatan untuk sharing dan memberikan materi pada kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan pemagangan ini dilakukan secara blended learning atau kombinasi pembelajaran tatap muka dan online.
Dikarenakan kunjungan industri atau keperusahaan belum bisa dilakukan mengingat pandemi covid-19 belum usai.
Webinar pemagangan ini mengusung tema “Kompetensi SDM Sebagai Penentu Daya Saing di Era Revolusi 4.0” Kegiatan yang dipandu oleh Muhammad Fuad Randy, SE.,MM dan Dian Fauziah Suryadi, SE.,MM selaku Moderator.
Hadir sebagai pemateri bapak Rissyo Melandy RM beliau adalah head of finance and Administration Astra Motor Sulawesi Selatan, menyampaikan pandangannya terkait kompetensi SDM yang dibutuhkan perusahaan saat ini.
Ada beberapa poin penting yang dipaparkan antara lain kondisi dunia bisnis saat ini yang berada pada kondisi VUCA (volatile, Uncertain, Complex, Ambiguous). Volatile merupakan kondisi tidak stabil dan cenderung tidak terduga, uncertain merupakan kondisi dimasa depan yang penuh ketidakpastian, complex kondisi situasi eksternal semakin rumit, dan Ambiguous atau ambigu merupakan situasi yang sulit difahami sehingga menimbulkan banyak penafsiran.
Hal ini menuntut SDM untuk ada dapat adaptive dan agile, atau cepat mengambil peluang serta mudah menyesuaikan diri pada kondisi apapun.
“Kondisi sekarang menuntut kita untuk selalu adaptable dan harus memanfaatkan waktu kita untuk senantiasa mengupgrade skill dan kompetensi, khususnya kemampuan IT. Kenapa, karena dunia saat ini serba digital.
Kalau kita tidak melakukan inovasi atau perubahan maka mustahil kita bisa bersaing.
Saya berharap alumni Program Studi Manajemen STIE YPUP ini tidak hanya ahli dalam bidang Ekonomi manajemen namun memiliki keahlian dibidang yang lain seperti kemampuan di bidang IT”. Jelas Rissyo Melandy.
Menurut Rissyo Melandy, kompetensi leadership perlu dimiliki SDM yang berdaya saing. Meliputi vision and business sense, yaitu memahami bisnis dan visi perusahaan.
planning and driving action kemampuan merencanakan dan menjalankan strategi yang sudah diplankan. Customer focus, fokus kepada pelanggan.
Leading and Motivating, yaitu kemampuan memimpin dan memotivasi karyawan. Interpersonal skill, merupakan kemampuan berinteraksi antar individu. Analysis and Judgment kemampuan menganalisa masalah dan memutuskan solusi terbaik.
Kemudian Teamwork, kemampuan berkolaborasi dengan rekan kerja untuk menyelesaikan suatu project. Dan yang terakhir Drive, Courage And Integrity, adalah keberanian dalam mendrive suatu ide gagasan serta yang tak kalah pentingnya adalah integritas atau kejujuran.
“Kesuksesan dalam hal akademik tidak selalu berbanding lurus dengan kesuksesan karir seseorang di perusahaan,” kata Rissyo Melandy, sebagai closing speech pada acara tersebut.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ypup-2021.jpg)