20 Tahun Bekerja di Dapur, Chef John Masuk Penjara Karena Salah Meramu Makanan, 1 Orang Meninggal

Dilansir The Guardian, Elizabeth Neuman (92) muntah berkali-kali setelah makan pie itu. 

Editor: Waode Nurmin
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi tewas keracunan. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Karier seorang Chef profesional hancur setelah 20 tahun bekerja didapur.

Beratus kali bahkan mungkin jutaan kali memasak makanan untuk tamu dan pelanggan, baru sekarang sang Chef salah meramu.

Koki John Croucher harus dijatuhi hukuman karena masakannya menyebabkan seorang meninggal dan 31 lainnya keracunan.

Insiden itu bermula dari acara perjamuan gereja di sebuah pub atau kafe.

Dilansir The Guardian, Elizabeth Neuman (92) muntah berkali-kali setelah makan pie itu. 

Acara itu berubah mengerikan saat seorang jemaat meninggal dunia dan 31 orang lainnya keracunan, usai menyantap shepherd’s pie, masakan pie dengan isian daging domba.

Dia kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Sementara itu, puluhan jemaat lain menderita sakit.

Koki Croucher dijatuhi hukuman penjara empat bulan, ditangguhkan selama 12 bulan setelah mengakui kesalahannya dalam memasak pie domba.
Koki Croucher dijatuhi hukuman penjara empat bulan, ditangguhkan selama 12 bulan setelah mengakui kesalahannya dalam memasak pie domba. (HNP Newsdesk/Hyde News & Pictures Ltd)

Pengadilan Reading Crown juga mengatakan, ada tiga jemaat lain yang pergi dari acara itu karena mereka vegetarian.

mengakui kesalahannya dan dijatuhi hukuman penjara empat bulan, ditangguhkan selama 12 bulan.

"Saya benci mengatakannya, saya sangat benci mengatakannya, tapi saya pikir saya terburu-buru. Aku sedang terburu-buru," jelas Croucher di pengadilan.

Croucher mengatakan, dia telah bekerja di dapur selama 20 tahun dan sudah belajar dari pengalaman "mengerikan" itu.

"Penyesalan adalah pernyataan yang meremehkan. Ini adalah sesuatu yang tidak akan pernah saya lupakan."

"Karena itu, saya menjadi koki yang lebih baik dan sayangnya biayanya harus seperti itu," tambahnya.

Halaman
123
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved