Ballon dOr
Messi Dinilai Tak Layak Raih Ballon d'Or, Pemain Terbaik Dunia 1991: Kenapa Bukan Lewandowski?
Dia menyebut tak ada siapa pun yang lebih layak selain Lewandowski sebagai pemenang anugerah Ballon d'Or 2021
TRIBUN-TIMUR.COM - Lionel Messi raih Ballon d'Or, Pemain Terbaik Dunia 1991, Lothar Matthaeus, tak habis pikir kenapa Robert Lewandowski bukan juaranya.
Lionel Messi dinobatkan sebagai pemenang anugerah Ballon d'Or 2021.
Supertar Argentina itu menyabet penghargaan pemain terbaik di ajang garapan majalah France Football dengan unggul 33 poin di atas Robert Lewandowski.
Dengan demikian, Messi menajamkan rekor sebagai pemilik Bola Emas terbanyak menjadi 7 trofi.
Kemenangan bintang PSG itu mendatangkan respons dari berbagai pihak, salah satunya legenda Jerman dan Bayern Muenchen, Lothar Matthaeus.
Pemilik Ballon d'Or 1990 dan Pemain Terbaik Dunia 1991 versi FIFA itu menganggap Lewandowski seharusnya yang menang.
Di mata Matthaeus, Lewandowski lebih konsisten memmpertahankan performa ganasnya sejak tahun lalu.
Musim 2020-2021, ia berjasa mengantar Bayern Muenchen juara Bundesliga, Piala Super Jerman, serta menyabet Sepatu Emas Eropa.
Prestasi ini melengkapi konsistensinya musim lalu ketika memenangi 6 gelar di klub, dengan Lewandowski juga meraih anugerah Pemain Terbaik Dunia 2020 versi FIFA.
Hanya, Ballon d'Or melesat dari jangkauannya tahun lalu karena ditiadakan akibat pandemi COVID-19.
Adapun Messi mengalami musim tak begitu mulus di Liga Spanyol dengan Barcelona, tetapi sukses memberi gelar Copa del Rey 2020-2021 dan top scorer LaLiga.
Prestasinya lebih mentereng bersama timnas Argentina berupa trofi Copa America, plus gelar individu raja gol dan pemain terbaik turnamen.
Menurut Matthaeus, seharusnya kinerja kandidat tak melulu dititikberatkan kepada performa musim lalu, melainkan juga pada periode awal 2021-2022, atau setelah musim panas.
Dalam komparasi ini, Lewandowski disebut lebih unggul ketimbang Messi, yang menjalani start pelan bersama PSG.
"Sejujurnya, setelah jajak pendapat ini, saya tak mengerti lagi dengan dunia."