Breaking News:

Tribun Luwu Utara

Sudah Sepekan Pelaku Penganiayaan di Jembatan Baebunta Belum Ditangkap

Akibat penganiayaan itu, Ibnu terpaksa dirawat di Rumah Sakit (RS) Hikmah Masamba dan Aswin berobat jalan akibat luka di tubuhnya.

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Hasriyani Latif
Tribunnews.com
Ilustrasi penganiayaan 

TRIBUNLUTRA.COM, BAEBUNTA - Penganiayaan terhadap Aswin (20) dan Ibnu (20) terjadi di Jembatan Baebunta, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, pada Jumat (19/11/2021) lalu.

Namun hingga kini, terduga pelaku belum ditangkap.

Keluarga keduanya mendesak Polres Luwu Utara bertindak.

Serta menangkap keduanya secepat mungkin.

Rian, keluarga korban, mengatakan Aswin dan Ibnu merupakan warga Dusun Rante Malino, Desa Baebunta.

Akibat penganiayaan itu, Ibnu terpaksa dirawat di Rumah Sakit (RS) Hikmah Masamba dan Aswin berobat jalan akibat luka di tubuhnya.

"Kami mendesak Polres Luwu Utara menangkap para pelaku," kata Rian, Minggu (28/11/2021).

Menurut Rian, pihaknya sudah melaporkan kejadian ini ke Polres.

"Kami sudah melaporkan kejadian ini pada hari kejadian di SPKT Polres," paparnya.

Selain itu, pihaknya juga sudah duduk bersama dengan polisi.

Serta sepakat menyerahkan kasus ini kepada pihak berwajib.

"Permintaan kami saat itu adalah pelaku harus diamankan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.

Hanya saja sampai saat ini pelaku tak kunjung ditangkap.

Sehingga menimbulkan kekecewaan kepada keluarga korban.

"Tapi sampai saat ini belum ada hasil," tuturnya.

Soal kasus ini, Kapolres Luwu Utara, AKBP Alfian Nurnas, memberikan jawaban melalui Kasubag Humas, Aipda Hendra.

"Untuk kasus Baebunta masih dalam proses penyelidikan," tegasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved