Breaking News:

Siapa AKBP Dermawan? Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya yang Dikeroyok Oknum Pemuda Pancasila

AKBP Dermawan Karosekali, Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya jadi korban pengeroyokan oknum Pemuda Pancasila (PP) saat aksi unjuk rasa di Gedung DPR

Editor: Ilham Arsyam
Twitter @TMCPoldaMetro
Aksi AKBP Dermawan Karosekali memegang ular saat melaporkan situasi banjir di Jakarta pada Februari 2020. 

Terbaru, polisi mengumumkan bahwa ada satu orang lagi yang ditetapkan sebagai tersangka.

"Jadi dari 22 yang ditangkap kemarin, sekarang ditetapkan 16 jadi tersangka. Ada juga 5 orang yang dipulangkan karena setelah dilakukan pemeriksaan tidak terbukti bersalah dalam insiden itu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E. Zulpan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (26/11/2021).

Adapun insiden pengeroyokan terhadap perwira menengah Ditlantas Polda Metro, AKBP Dermawan Karosekali, Zulpan membeberkan identitas pelaku.

"Inisial pemukulnya berinisial RC. Saat ini tengah dilakukan pendalaman oleh penyidik bagaimana keterlibatan dia di ormas itu," jelas Zulpan.

Zulpan memastikan, bahwa tersangka yang ditahan merupakan kader atau anggota dari Pemuda Pancasila.

Hal itu berdasarkan penyitaan barang bukti berupa seragam khas PP dan kartu tanda anggota.

"Dia anggota, karena menggunakan seragam atribut lengkap. Saat ini yang bersangkutan masih dalam pemeriksaan oleh penyidik," tambah Zulpan.

Selain itu, Zulpan mengatakan, bahwa dalam peristiwa ini polisi tak menutup kemungkinan akan adanya tersangka baru.

Tak hanya itu, hingga kini polisi masih menunggu pertanggungjawaban koordinator aksi dari Ormas Pemuda Pancasila yang menjadi penanggung jawab dalam aksi kemarin.

"Nanti apakah ada tersangka lainnya. Kita juga meminta pertanggungjawaban koordinator lapangan yang menjadi penanggung jawab yang menggelar aksi kemarin," tuturnya.

Serangan yang dilakukan terhadap polisi berpangkat perwira ini sontak membuat Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Pol Hengky Haryadi, marah.

"Perwira kami, AKBP dikeroyok, luka-luka. Apakah itu tujuan rekan-rekan datang kemari?"

"Melawan kami yang mengamankan rekan-rekan sekalian. Melawan kami, mengeroyok kami, yang mengawal rekan-rekan sekalian," ucap Hengky dari atas mobil komando, Kamis, dilansir Tribunnews.

Hengky pun meminta koordinator aksi bertanggung jawab atas pengeroyokoan tersebut.

Ia meminta agar oknum PP yang menjadi pelaku pengeroyokan segera diserahkan.

"Sekali lagi saya minta koordinator kegiatan ini segera menyerahkan (oknum), jangan aksi rekan dinodai dengan kegiatan yang justru melawan hukum."

"Kami yang melayani rekan-rekan, mengamankan, justru dipukuli dikeroyok," kata Hengky.

"Anggota kami luka-luka, apakah kami tadi keras sama Anda atau menghalangi kegiatan saudara?"

"Saya minta tadi saksi yang melihat menyerahkan, hukum harus ditegakkan," tegas Hengki lagi.

Tak butuh waktu lama, sebanyak 21 oknum PP telah diamankan.

Sementara itu, 15 di antaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Diamankan 21 orang yang diamankan ini dugaan pelanggaran UU Darurat yakni bawa senjata yakni sajam penikam, senjata pemukul, dan senjata penusuk,” ungkap Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat, Kamis, dikutip dari Tribrata News.

(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved