Breaking News:

Tribun Makassar

Pendapatan Anjal dan Gepeng di Makassar Capai Rp300 Ribu Sehari

Ada dua macam oknum yang kerap mengeskploitasi anak, yakni orangtua kandung dan orang lain yang sengaja mengumpulkan para anjal.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Sudirman
Satpol PP
Satpol PP jaring anjal dan gepeng. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Eksploitasi anak di Kota Makassar masih marak terjadi.

Mereka dipekerjakan di jalanan untuk mengemis demi kesejahteraan pihak tertentu.

Ada dua macam oknum yang kerap mengeskploitasi anak, yakni orangtua kandung dan orang lain yang sengaja mengumpulkan para anjal.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Makassar bersama Dinas Sosial telah menjalankan formula baru untuk menuntaskan masalah ini.

Yakni melalui zero anjal dan gepeng. Program ini perlahan menekan aktivitas mengemis anjal dan gepeng di jalanan.

Hanya saja, program ini belum berhasil menemukan pelaku dibalik maraknya anjal dan gepeng di Makassar.

Kepala Dinas Sosial Makassar, Muhyiddin mengatakan, laporan warga mereka yang mengemis dijalan 'dibeking' oleh oknum tertentu.

Hanya saja, laporan-laporan tersebut tanpa disertai bukti.

"Minimal video supaya ada bukti yang kami pegang, bahwa betul mereka diturunkan dengan mobil tongkang untuk mengemis," ucap Muhyiddin, Rabu (24/11/2021).

Pihaknya akan melaporkan pelaku agar diproses secara hukum.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved