Tribun Makassar
Dilanjutkan Tahun Depan, Anggaran Pembangunan Masjid 99 Kubah Makassar Capai 48 M
Proyek Masjid 99 Kubah Makassar dianggarkan Rp48 miliar dalam rancangan APBD Sulawesi Selatan 2022.
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Proyek Masjid 99 Kubah Makassar dianggarkan Rp48 miliar dalam rancangan APBD Sulawesi Selatan 2022.
Saat ini rancangan anggarannya sementara dibahas di Komisi D DPRD Sulsel bidang pembangunan.
Jika dibandingkan anggaran APBD 2021, anggaran Masjid 99 Kubah naik dua kali lipat.
Dalam APBD 2021 lalu, Masjid 99 Kubah dialokasikan Rp22 miliar.
"Tahun ini dianggarkan lagi, nilainya Rp48 M," kata Ketua Komisi D Rahman Pina di Gedung DPRD Sulsel, Rabu (24/11/2021).
Rahman mengatakan, Dinas PUTR belum menyampaikan detal apa saja peruntukkan Rp48 M itu.
Sejauh ini katanya, rancangan APBD Sulsel 2022 masih terus dibahas di Komisi D bersama mitra kerja terkait.
Sementara itu anggota komisi E fraksi PPP, Anzar Zainal Bate berharap anggaran Rp48 M itu bisa merampungkan proyek tersebut.
Anzar berharap proyek Masjid 99 Kubah itu sudah bisa digunakan beribadah pada bulan Ramadan 2022 mendatang.
Apalagi, kata Anzar Masjid 99 Kubah diproyeksikan jadi ikon baru Kota Makassar.
"Ini masih sementara pembahasan di komisi. Rp48 M adalah tahap penyelesaian," ujar Anzar.
Masjid 99 Kubah yang ada di kawasan Center Point Of Indonesia (CPI) Jl Metro Tanjung Bunga, Kota Makassar hingga kini masih belum rampung.
Proyek Masjid Center Point of Indonesia (CPI) yang memiliki 99 kubah ini dimulai sejak tahun 2017 lalu di masa pemerintahan Syahrul Yasin Limpo.
Gubernur Sulsel ketika itu, Syahrul Yasin Limpo melakukan melakukan pemancangan pertama pada Kamis (1/6/2017) lalu.
Masjid itu adalah karya arsitektur Ridwan Kamil dan tim arsitekturnya. Desain masjid telah diselesaikan sejak 2015.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/anzar-zainal-bate-dan-ketua-komisi-d-rahman-pina.jpg)