Breaking News:

Tribun Makassar

Pekan Depan Pemkot Makassar Serahkan Lahan untuk Pembangunan Tol MNP

Dalam SK penetapan lokasi nomor 620/1676/DISTAN/XI/2021 rencana pembangunan akses Jalan Tol Makassar New Port terletak di kecamatan Tallo Makassar

Penulis: Siti Aminah | Editor: Suryana Anas
Humas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengikuti rapat bersama Deputi 1 Kepala Staf Kepresidenan, Febry Calvin Tetelepta, di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta, Jumat (191121). (Humas Pemkot Makassar) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Moh  Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengikuti rapat 
bersama Deputi 1 Kepala Staf Kepresidenan, Febry Calvin Tetelepta, di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta, Jumat (19/11/21). 

Rapat tersebut terkait percepatan program prioritas nasional (PSN)  dan pengelolaan isu strategis  khususnya di bidang Infrastruktur dan transportasi. 

Khusus Makassar sendiri membahas tindak lanjut dari proses pembebasan lahan untuk Makassar New Port (MNP).

Kata Danny Pomanto soal lahan sudah diumumkan ke publik terkait betapa banyak lahan warga yang terdampak.

“Insya Allah Senin secara resmi akan diserahkan (lahan) ke Pelindo. Kemudian Pelindo menyerahkan ke BPN provinsi sulsel untuk dijadikan tindak lanjut pelaksanaan daripada pembebasan lahan tersebut,” ucap Danny, Jumat (19/11/2021).

Dalam SK penetapan lokasi nomor 620/1676/DISTAN/XI/2021 disebutkan letak dan luas tanah lokasi rencana pembangunan akses Jalan Tol Makassar New Port terletak di Kota Makassar kecamatan Tallo.

Tepatnya di Wilayah Kelurahan Kaluku Bodoa dengan kebutuhan lahan seluas kurang lebih 4.393,6 Meter persegi atau seluas kurang lebih 0,44 Ha. 

Kemudian Kelurahan Buloa dengan kebutuhan lahan seluas kurang lebih 15.948,2 Meter persegi atau seluas kurang lebih 1,59 Ha. 

“Daftar nama pemilik lahan adalah sebanyak 141 pemilik di Kelurahan Buloa dan Kelurahan Kalukubodoa Kec Tallo," ungkapnya.

Pembebasan lahan, kata Danny, ditarget selesai pada awal Desember 2021 mendatang. 

Sementara estimasi waktu Pengadaan tanah mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Kepentingan Umum.

Kurang lebih 138 hari sampai dengan 210 hari.

Adapun rencana pelaksanaan pembangunan Kontruksi Akses Jalan Tol Makassar New Port di perkirakan kurang lebih 730 hari atau 2 tahun. 

Diketahui, tujuan pembangunan Tol MNP ini yakni memperlancar pergerakan arus lalu lintas dari dan ke ruas Jalan Tol Reformasi dan ruas Tol Ir. Sutami dengan Pelabuhan Makassar New Port

Diharapkan juga mengurai kepadatan lalu lintas dari dan ke Makassar New Port dan dapat memperlancar angkutan barang/ logistik akses langsung ke Makassar New Port. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved