Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Bantaeng

Mahasiswi Korban Rudapaksa di Bantaeng Alami Trauma, Dua Pelaku Segera Disidang

Kasat Reskrim Polres Bantaeng, AKP Burhan mengatakan, berkas sudah diserahkan ke Jaksa beberapa waktu lalu.

Tayang:
Penulis: Achmad Nasution | Editor: Saldy Irawan
screenshot YouTube
rudapaksa 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Berkas kasus Rudapaksa Mahasiswi sudah ditangan Jaksa.

Kedua tersangka adalah RD (35) yang merupakan oknum LSM dan RJ (31) oknum wartawan.

Sementara korban dalam kasus itu, inisial AF (21) yang masih berstatus mahasiswa.

Kasat Reskrim Polres Bantaeng, AKP Burhan mengatakan, berkas sudah diserahkan ke Jaksa beberapa waktu lalu.

"Sudah dikirim tahap satun beberapa hari yang lalu," kata AKP Burhan saat dihubungi TirbunBantaeng.com, via telepon Selasa, (16/11/2021).

Namun berkasnya belum dinyatakan lengkap oleh Jaksa.

Sehingga Jaksa memberikan petunjuk untuk segera kembali melengkapi berkas.

"Ada petunjuknya jaksa untuk melengkapi berkas," ujarnya.

Diketahui, kedua tersangka secara bersamaan melakukan rudapaksa terhadap AF.

Kasat Reskrim Polres Bantaeng, AKP Burhan mengatakan, untuk bisa berhubungan intim RD alias Rusdi mengancam akan menyebar foto dan video tanpa busana korban.

"Jadi itulah foto dan video yang digunakan terduga pelaku inisial RD," kata AKP Burhan saat ditemui TribunBantaeng.com, Selasa, (5/10/2021).

Foto dan video tersebut sempat tersebar di sosial media.

Dijelaskan, awalnya korban dengan RD sempat mempunyai hubungan asmara pada tahun 2018.

RD memiliki foto dan video tanpa busana korban.   Itulah yang dijadikan alat untuk mengancam  agar permintaanya dituruti oleh korban.

Awalnya, korban takut dengan ancaman tersebut sehingga terjadilah rudapaksa lebih dari satu kali.

Namun, karena terus menerus diancam oleh RD, korban akhirnya tak tahan lagi sehingga melapor ke polisi.

"Sudah lama korban ini menahan atas ancaman itu sampai dia melaporkan. Takut di sebar videonya," jelasnya.

Saat korban diambil keterangannya, kondisinya tampak ketakutan atas kejadian yang dialaminya.

"Saat diinterogasi kadang merasa takut sehingga memerlukan lembaga terkait untuk mendampingi," tuturnya.(*)

Laporan wartawan TribunBantaeng.com, Achmad Nasution.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved