Breaking News:

PLN

PLN Berhasil Beri Tegangan Pertama untuk IBT 150/70kV GI 150kV Talise

Penambahan kapasitas trafo yang menghubungkan kedua jaringan ini bertujuan untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Sulawesi Tengah.

Editor: Suryana Anas
PLN Berhasil Beri Tegangan Pertama untuk IBT 150/70kV GI 150kV Talise - inter-bus-transformator-ibt-15070kv-pada-gi-150kv-talise.jpg
Rilis PLN
PLN berhasil beri tegangan pertama (Energize) untuk pekerjaan Inter Bus Transformator (IBT) 15070kV pada GI 150kV Talise.
PLN Berhasil Beri Tegangan Pertama untuk IBT 150/70kV GI 150kV Talise - inter-bus-transformator-ibt-15070kv-pada-gi-150kv-talise-2.jpg
Rilis PLN
Inter Bus Transformator (IBT) 15070kV pada GI 150kV Talise.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -PLN memperluas jangkauan suplai energi baru terbarukan dengan Energize IBT 150/70kV Gardu Induk (GI) Talise

Palu 15 November 2021, PLN terus menunjukkan komitmen dalam pemanfaatan energi ramah lingkungan dengan berhasilnya dilaksanakan pemberian tegangan pertama (Energize) untuk pekerjaan Inter Bus Transformator (IBT) 150/70kV pada GI 150kV Talise.

IBT dengan kapsitas 30 MVA yang dibangun oleh PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tengah (UPP Sulteng) berhasil menerima tegangan pada tanggal 7 November 2021 pukul 11.24 WITA.

GI 150kV Talise yang berlokasi di kota Palu ini mempertemukan 2 (dua) jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) yaitu, SUTT 70kV Talise – Parigi dan SUTT 150kV Sidera – Talise.

Penambahan kapasitas trafo yang menghubungkan kedua jaringan ini bertujuan untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Sulawesi Tengah.

Defiar Anis, General Manager PLN UIP Sulawesi menyampaikan “Beroperasinya IBT 30 MVA pada GI 150kV Talise ini akan memperkuat kualitas jaringan di Sulteng dan memperluas jalur transfer energi bersih sampai ke Kab. Parigi Moutong. Sebelumnya Kab. Parigi Moutong disuplai melalui jaringan SUTT 70kV dari PLTU Taweli, setelah adanya IBT ini PLN akan memfokuskan transfer energi dari PLTA Poso sampai ke Kab. Parigi Moutong.”

Pekerjaan Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan (PIK) IBT 150/70kV GI 150kV Talise (Ext) yang dimulai sejak akhir tahun 2018 merupakan hasil kolaborasi antara PLN dan PT Kelinci Mas Unggul sebagai kontraktor pelaksana.

Pada setiap PIK, PLN senantiasa mendorong penggunaan produk industri dalam negeri sehingga TKDN pada pekerjaan ini mencapai 87% di mana persentase tersebut melebihi dari target yang ditetapkan oleh Peraturan Menteri Perindustrian RI Nomor 54 Tahun 2021.

Manager UPP Sulteng Andi Alamsyah menambahkan “Setelah beroperasinya IBT ini kami fokus untuk melanjutkan pekerjaan SUTT 150kV Tawaeli – Talise dan GI 150kV Tawaeli guna meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Sulawesi Tengah yang nantinya listrik yang dihasilkan akan disuplai ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu. Pekerjaan SUTT 150kV Taweli – Talise yang terbentang sepanjang 70 Kilometer Sirkuit (KMS) dan GI 150kV Tawaeli yang memiliki kapasitas trafo sebesar 60 Mega Volt Ampere (MVA) rencananya akan rampung pada tahun 2023”.

Alamsyah memohon dukungan dan bantuan dari seluruh stakeholder, baik dari pemerintah dan masyarakat untuk kelancaran Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan (PIK) yang sedang berjalan. Harapannya PIK dapat diselesaikan sesuai target agar dapat segera dimanfaatkan guna meningkatkan perekonomian di Sulawesi Tengah. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved