Tribun Toraja
86 Kepala Keluarga Terisolir Akibat Longsor di Randan Batu Tana Toraja
Material longsor di Dusun Putu, Desa Randan Batu, Kecamatan Makale Selatan, Tana Toraja hingga kini belum dibersihkan.
Penulis: Tommy Paseru | Editor: Sudirman
TRIBUNTORAJA.COM,MAKALE- Material longsor di Dusun Putu, Desa Randan Batu, Kecamatan Makale Selatan, Tana Toraja hingga kini belum dibersihkan.
Akibatnya, sebanyak 86 kepala keluarga dalam satu dusun terisolir.
Longsor diketahui memutus jalan desa yang menghubungkan Randan Batu ke Kecamatan Makale.
"86 kk terisolir karena jalan utama tertutup material longsor," papar tokoh masyarakat setempat, Bawan Saranga via telepon Senin (15/11/2021) siang.
Ia berharap segera ada penanganan dari pihak terkait.
Itu karena jalan yang tertimbun longsor juga merupakan akses utama yang dilewati pelajar saat ke sekolah.
Kepala BPBD Tana Toraja, Alfian Andilolo akan berupaya untuk segera membersihkan material longsor.
Ia menjelaskan, pihaknya saat ini masih berkoordinasi dengan Dinas PU untuk pengadaan alat berat.
"Sudah dikoordinasikan ke Dunas PU, alat berat segera turun lakukan pembersihan," ucapnya saat dikonfirmasi terpisah.
Pihaknya juga telah menyalurkan bantuan ke warga yang terdampak longsor.
Bantuan yang disalurkan berupa sembako dan kebutuhan yang diperlukan warga.
"Tadi pagi bantuan sembako sudah disalurkan ke warga yang terdampak longsor," paparnya.
Sebagai informasi, longsor di Dusun Putu terjadi pada Minggu (14/11/2021) sore.
Selain menutup akses jalan, longsor juga menimbulkan korban jiwa.
Korban ialah Yusuf alias Rapung (48).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/sejumlah-pelajar-berusaha-melewati-material-longsor-yang-menutup-badan-jalan-dusun-putu.jpg)