Tribun Sinjai
Warga Sinjai Keluhkan Lonjakan Harga Minyak, Tembus Rp90 Ribu Per Lima Liter
Meski tak semua kebutuhan pokok naik, namuan kata Delima cukup dirasakan oleh masyarakat Sinjai dampak kenaikannya.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Saldy Irawan
TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA - Sejumlah ibu rumah tangga di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan mengeluhkan naiknya harga minyak goreng.
Naiknya harga minyak goreng ini saat bersamaan banyaknya masyarakat menggelar hajatan pesta pernikahan.
" Semoga pemerintah di Sinjai maupun di provinsi dan pusat mampu atasi kenaikan minyak goreng ini," kata Dalima seorang ibu rumah tangga di Sinjai, Sabtu (13/11/2021).
Dia menyebut minyak goreng sudah menjadi bagian dari kebutuhan yang pokok.
Pada bulan lalu harga minyak curah mengalami kenaikan dari Rp 15 ribu per liter kini mencapai Rp 16 ribu per liter.
Minyak goreng merk Filma pada Oktober lalu Rp 32 ribu untuk dua liter.
Kini merk tersebut dengan ukuran dua liter mencapai Rp 35 ribu rupiah.
Bimoli lima liter kini mencapai Rp 90 ribu dari sebelumnya Rp 85 ribu.
Sedang untuk sayur mayur jenis kol mengalami penurunan Rp 10 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp 13 ribu per kilogram.
Meski tak semua kebutuhan pokok naik, namuan kata Delima cukup dirasakan oleh masyarakat Sinjai dampak kenaikannya.
Kadis Perdagangan Sinjai Sebut Minyak Goreng Dunia Naik
Kepala Dinas Perdagangan Sinjai, Muh Saleh mengungkapkan bahwa saat ini harga minyak goreng dunia sedang naik.
Sehingga minyak dalam negeri termasuk di Kabupaten Sinjai juga ikut mengalami kenaikan.
Kenaikan harga minyak goreng disebabkan tingginya harga CPO dunia.
Produsen minyak goreng dalam negeri harus membeli CPO sesuai dengan harga pasar lelang dalam negeri yang terkorelasi dengan pasar internasional.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pedagang-telur-di-pasar-samaenre.jpg)