Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Palopo

Puluhan Polisi Masih Berjaga di Lokasi Konflik Mancani Palopo

Sebelumnya, bentrok antar pemuda pecah lagi di Kelurahan Mancani, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Rabu lalu

Penulis: Arwin Ahmad | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/ARWIN AHMAD
Kapolsek Telluwanua Palopo, AKP Edi Sulistyono. 

TRIBUN-TIMUR.COM, PALOPO - Puluhan anggota kepolisian masih disiagakan di Kelurahan Mancani, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo, Sulawesi Selatan.

Mereka disiagakan, mengantisipasi adanya bentrok susulan di lokasi tersebut.

Sebelumnya, pada Rabu (10/11) lalu, bentrokan antar kelompok pecah lagi di Mancani.

Pelaku bentrok menggunakan senjata rakitan dan senapan.

Kapolsek Telluwanua AKP Edi Sulistyono mengatakan, puluhan anggota kepolisian dari Polres Palopo dan jajaran serta Brimob Baebunta ditugaskan di lokasi.

"Saat ini ada 45 anggota dari Polres Palopo dan jajaran dan satu pleton dari Brimob," kata Edi dihubungi Tribun-Timur.com Jumat (12/11/2021) malam.

"Mereka berjaga untuk mengantisipasi adanya bentrok susulan," ujarnya.

Sebelumnya, bentrok antar pemuda pecah lagi di Kelurahan Mancani, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Rabu (10/11/21) siang.

Dua kelompok saling serang, membuat jalan Trans Sulawesi macet total.

Dalam kejadian itu, satu orang dilaporkan meninggal dunia, dan dua orang lainnya menjalani perawatan di rumah sakit.

Korban meninggal bernama Haikal (18), mengalami luka tembak pada bagian dada sebelah kiri.

Luka tembak di tubuh korban diduga dari senjata rakitan dan senapan.

Bentrokan berlangsung beberapa jam, hingga polisi berhasil mengamankan tempat kejadian. 

Konflik Mancani merupakan masalah klasik, yang sudah terjadi sejak beberapa tahun terakhir.

Upaya mendamaikan kedua kubu sudah sering dilakukan.

Namun hingga kini konflik masih sering terjadi.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved