Breaking News:

Tribun Sinjai

MUI Sinjai Sayangkan Taman Karampuang Jadi Lokasi Asusila

Kapala Satpol-PP Sinjai mengakatakan, akan meningkatkan pengawasannya terhadap seluruh fasilitas publik di Sinjai.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/SYAMSUL BAHRI
Taman Karampuang, Sinjai 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA-Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan menyayangkan adanya oknum remaja menjadikan Taman Karampuang sebagai lokasi berbuat asusila.

Mereka menyayangkan objek tersebut dijadikan sebagai lokasi asusila.

Beberapa hari lalu beredar video pasangan remaja sedang berbuat mesum di dalam taman kota tersebut.   

Wakil Ketua MUI Sinjai Fadhelullah Marzuki menegaskan aksi tersebut meruntuhkan nilai-nilai agama dan budaya masyarakat Sinjai.

Sebab dalam taman itu terdapat simbol situs budaya.

Seperti miniatur Rumah Adat Karampuang, lukisan masyarakat Marimpa Salo sebagai sebuah kebudayaan yang memiliki kearifan lokal yang tetap lestari.

"Sangat disayangkan aksi anak-anak muda kita melakukan aksi mesum di objek bersimbol kebudayaan itu," kata Fadhelullah Marzuki, Sabtu (13/11/2021).

Selain meruntuhkan nilai-nilai Islam dalam simbol Bumi Panrita Kitta juga meruntuhkan moral generasi masa depan Sinjai.

Remaja kata dia, seharusnya menjaga moral itu sebagai generasi pelanjut.

Para orang tua seharusnya menjaga putra-putranya agar tidak menyimpang dalam kehidupan sosial dan beragama.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved