Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Hot Topic

Kisah Nenek Penjual Kopi, Hidup Sebatang Kara Tidur di Bekas Lemari

Saat akan tidur, ia harus menekukkan kakinya atau meluruskannya ke bagian pojok atas membuat tubuhnya terasa linu saat bangun 

Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Suryana Anas
Tiktok @menthuell
Nenek penjual minuman di kawasan Embong Kenongo, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, Jawa Timur tidur di bekas lemari 

TRIBUN-TIMUR.COM- Nasib pilu harus dirasakan seorang nenek penjual minuman di kawasan Embong Kenongo, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, Jawa Timur

Ia hidup sebatang kara disebuah bekas lemari yang kondisinya sudah tak laik. Tidur beratapkan triplek lemari, sang nenek sampai harus sedikit melipat kakinya agar bisa muat. 

Saat akan tidur, ia harus menekukkan kakinya atau meluruskannya ke bagian pojok atas. Posisi tidur tersebut membuat tubuhnya terasa linu saat bangun.

Kisah nenek sebatang kara yang sehari-hari bejualan minuman ini mulai ramai di medsos stelah diunggah oleh salah satu pengguna Tiktok, yakni @menthuell. 

Dirinya sempat menyewa dapur orang lain dan membayar Rp 10 ribu agar bisa memiliki tempat tinggal. 

Diketahui, video Nenek yang viral tersebut bernama Samiyah (70), seorang nenek di Kota Surabaya tidur di lemari berukuran 75 cm x 100 cm di warung kecil tempat ia berjualan kopi. 

Dikutip dari Kompas.com, Ia berjualan di Jalan Embong Kenongo, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, Jawa Timur

Samiyah mengaku sebagai warga Desa Tarjen, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura. Namun ia sudah 40 tahun berjualan kopi di Jalan Embong, Kenongo, Kecamatan Genteng, Surabaya. 

Nenek Samiyah mengungkap bahwa ia tak memiliki KTP. Menurutnya KTP miliknya disita oleh Satpol PP Pemkot Surabaya karena dinilai melanggar aturan. 

"Saya lupa tahun berapa yang diobrak itu, tapi dulu KTP-ku dibawa Satpol PP. Sengaja enggak aku urus karena tak ada biaya," katanya 

Samiyah bercerita ia masih kerap cemas dan khawatir jika kembali ditertibkan. 

"Mohon ya, Nak, jangan bawa saya ke Keputih (lokasi Liponsos), kemarin Ibu Camat ke sini juga," tuturnya. 

Artikel ini telah tayang di Sripoku.com dengan judul Tinggal Sebatang Kara, Nasib Ibu Ini Harus Bermalam di Lemari Sempit, Sering Was-was Diciduk Petugas https://palembang.tribunnews.com/amp/2021/11/11/tinggal-sebatang-kara-nasib-ibu-ini-harus-bermalam-di-lemari-sempit-sering-was-was-diciduk-petugas?page=all 
 
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved