Breaking News:

Kembangkan Ekosistem Keuangan Digital, Pemerintah Luncurkan Bulan Fintech Nasional

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, pada sektor peer-to-peer lending saja, sudah ada penyaluran dana sebesar Rp

Penulis: Rudi Salam | Editor: Ina Maharani
zoom
gelar media briefing menyambut Bulan Fintech Nasional dan The 3rd Indonesia Fintech Summit (IFS) pada 11-12 Desember 2021, Senin (8/11/2021). 

Makassar, Tribun - Bulan Fintech Nasional secara resmi diluncurkan, Kamis (11/11/2021) secara virtual.

Peluncuran tersebut berkat kolaborasi Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH).

Juga Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI), dan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI)

Peluncuran ini sebagai bentuk keseriusan pemerintah dan pelaku fintech untuk mengembangkan ekosistem keuangan digital nasional.

Sebab, beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo menuturkan bahwa Indonesia memiliki peluang untuk menjadi negara dengan ekonomi terbesar ke-7 di dunia pada 2030.

Melihat perkembangan bisnis keuangan digital dalam negeri, Jokowi melihat sektor ini dapat menjadi salah satu andalan untuk meraih target tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, pada sektor peer-to-peer lending saja, sudah ada penyaluran dana sebesar Rp 262,93 triliun.

Nilai tersebut hampir setara dengan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari pemerintah, yakni sebesar Rp 285 triliun.

Mengingat pertumbuhan fintech ini, selain dukungan saranan dan prasarana, pemerintah juga fokus untuk membuat fintech aman dan nyaman dengan peningkatan literasi masyarakat.

Transformasi digital di sektor jasa keuangan, lanjutnya, perlu didorong dengan inovasi di bidang fintech, transparansi suku bunga, sosialisasi intensif, dan pengungkapan yang jelas.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved