Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Bulukumba

Baru 8.731 Pelajar Bulukumba Disuntik Vaksinasi Covid-19

Tim Vaksinator Covid-19 Bulukumba baru mencatat sebanyak 8.731 remaja disuntik vaksinasi dosis pertama dari 43.695 sasaran vaksin.

Tayang:
Penulis: Firki Arisandi | Editor: Abdul Azis Alimuddin
DOK TRIBUN-TIMUR.COM
Wakil Bupati Bulukumba Andi Edy Manaf memantau langsung proses sekolah tatap muka, Senin (2672021) 

TRIBUN-TIMUR.COM, BULUKUMBA -- Capaian vaksinasi corona untuk pelajar usia 12-17 tahun di Bulukumba kurang dari 40 persen.

Tim Vaksinator Covid-19 Bulukumba baru mencatat sebanyak 8.731 remaja disuntik vaksinasi dosis pertama dari 43.695 sasaran vaksin.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Bulukumba M Daud Kahal menyatakan data itu adalah data yang di update pada 6 November 2021 lalu.

“Yang sudah disuntik vaksin dosis pertama itu 20 persen, sementara dosis kedua baru sekira 6,4 persen,” kata Daud, Rabu (10/11/2021).

Vaksinasi khusus remaja, kata Daud gencar dilakukan di sekolah-sekolah.

Salsabilah (14), siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Tana Toraja saat dirawat di rumahnya, Rabu (10/11/2021).
Salsabilah (14), siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Tana Toraja saat dirawat di rumahnya, Rabu (10/11/2021). (Tribun Timur)

Daud menyatakan vaksinasi dimaksimalkan agar capaian vaksin 50 persen pada November bisa dipenuhi.

“Kalau sasaran vaksin di Bulukumba secara keseluruhan sebanyak 346.759 orang,” kata Daud.

Saat ini sekira 27,5 persen, di antaranya telah divaksin dosis pertama dan 15,2 persen sudah divaksin dosis kedua.

Terkait hal itu, Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf dengan tegas mengaku belum puas atas capaian tersebut.

Bahkan, Andi Utta sapaannya mengatakan capaian vaksinasi corona di Bulukumbah masih sangat jauh dari target.

Baca juga: Kulit Salsabilah Melepuh Seusai Divaksin, Ria Minotha Tanggo: Kami Datangkan Dokter dari Makassar

“Vaksinasi kita di Bulukumba baru 25 persen, kita kedua terendah dari kabupaten lain di Sulsel,” katanya.

Jeneponto juga masuk dalam daftar terendah capaian vaksinasi.

Hingga Selasa (9/11/2021) lalu, baru 31,02 persen disuntik vaksinasi.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jeneponto Syusanti Mansur.

“Totalnya baru 31 persen untuk dosis pertama dan kedua,” ujarnya.

Rendahnya vaksin membuat pemerintah Jeneponto melakukan road show vaksin di kecamatan.

“Kita lakukan kroyokan vaksin, mudah-mudahan ini efektif untuk dilaksanakan,” katanya.

Namun, dalam pelaksaan kroyok vaksin ini diharapkan mampu bekerja sama dengan stackholder.

“Diharapkan semua stackholder bekerja bersama-sama secara massif di 11 kecamatan,” ujarnya.

Dari 11 kecamatan di Jeneponto kata Syusanti, ada dua kecamatan paling terendah capaiannya.

Yaitu Kecamatan Turatea dan Kecamatan Tamalatea.

“Dua kecamatan ini paling rendah. Masih banyak masyarakat termakan berita hoaks vaksin. Ini masalahnya,” jelasnya.

Padahal kata dia, pihaknya selalu melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait manfaat vaksinasi.

“Jadi kita semua itu sudah sudah melakukan sosialisasi. Termasuk di puskesmas,” katanya.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved