Pasukan TNI
450 Prajurit Terbaik Gorontalo Bergerak ke Papua, Dipimpin Letkol Inf Mutakbir
Sebanyak 450 prajurit TNI dari Gorontalo bergerak manuju Papua. Mereka adalah anggota TNI dari Komando Daerah Militer (Kodam)XIII/Merdeka
TRIBUN-TIMUR.COM - Sebanyak 450 prajurit TNI dari Gorontalo bergerak manuju Papua. Mereka adalah anggota TNI dari Komando Daerah Militer (Kodam)XIII/Merdeka.
Prajurit TNI ini merupakan pasukan tempurdari Batalyon Infanteri (Yonif) 711/Raksatama.
Pasukan Yonif 711/Raksatama bertolak dari markas mereka di Gorontalo Utara, menuju Papua melalui Markas Pangkalan Angkatan Laut Palu I dengan menumpangi kapal perang TNI KRI Banjarmasin-592.
Keberangkatan pasukan Yonif 711/Raksatama dilepas langsung oleh Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) XIII/Merdeka Mayor Jenderal TNI Wanti WF Mamahiti.
Setiba di Papua nanti, pasukan yang dipimpin Letnan Kolonel (Letkol) Inf Mutakbir akan melaksanakan operasi dalam Satuan Tugas Pengamatan Perbatasan Utama (Satgas Pamtas Utama) Statis di Sektor Utara Republik Indonesia-Papua Nugini.
Sebagai salah satu Satuan tempur di jajaran Kodam XIII/Merdeka, satuan Yonif 711/Rks memiliki tugas pokok melaksanakan pembinaan Satuan dan pembinaan teritorial terbatas secara terus menerus di sekitar wilayah pangkalan serta melaksanakan pengamanan sektor garis pantai barat dalam rangka mendukung tugas pokok Komando Atas.
Pesan Waasops Panglima TNI Marsma TNI Kustono
Beberapa waktu lalu, Waasos Panglima TNI, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Kustono sempat mengecek pasukan yang akan diberangkatkan ke Papua.
Dalam arahannya, Marsma TNI Kustono mengatakan, bahwa tugas yang diberikan merupakan suatu kehormatan dari Negara.
“Tugas operasi adalah tugas yang mulia yang di berikan kepada negara untuk menjaga keutuhan NKRI, jadi bagi prajurit tugas operasi adalah kehormatan buat prajurit. “Ujar Waasops Panglima TNI .
“Anggota agar mengemban tugas dengan baik selama sembilan bulan di Papua serta menjaga hubungan baik dengan rakyat. Anngota harus tau atau kenali setiap tugas yang diberikan tangung jawab di pos, buat masyarakat aman dan lanksanakan teritorial dengan baik”.tandasnya
Pada seluruh anggota Waasops Panglima TNI juga berpesan agar konsentrasi selama menjalankan satgas.
Bangun semangat jiwa korsa selama bertugas dan saling mengingatkan satu sama lain jangan sampai ada tugas lain di luar tugas pokok.
“Setiap tugas harus terkoordinir oleh pimpinan. Setiap kegiatan harus body sistem, Setiap pos harus selalu siap siaga dari setiap ancaman, jangan pernah jenuh di pos,” katanya.
Enam Pesan Mayjen TNI Wanti Mamahiti
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ilustrasi-prajurit-tni-ad-1-1012021.jpg)