Juliana Moechtar
Menjanda Setelah Ditinggal Mati Herman Seventeen, Kini Juliana Moechtar Sudah Punya Rencana
Grup band Seventeen diterjang tsunami saat manggung di Tanjung Lesung, Banten pada tanggal 22 Desember 2018 lalu.
TRIBUN-TIMUR.COM - Peristiwa yang menimpa grup band Seventeen yang menewaskan personel, kecuali Vokalis kini menjadi memorial.
Grup band Seventeen diterjang tsunami saat manggung di Tanjung Lesung, Banten pada tanggal 22 Desember 2018 lalu.
Saat acara dimulai dan Seventeen sedang perform, tsunami datang dan menyapu semua manusia yang ada di sekitar pantai tersebut.
Korban pun berjatuhan, mulai dari warga sekitar dan juga personil seventeen serta istri dari Ifan Seventeen.
Tiga personel grup band Seventeen beserta sejumlah kru turut menjadi korban.
Bani Seventeen, Herman Seventeen, dan Andi Seventeen ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Kejadian itupun memukul keluarga para korban salah satunya Herman Seventeen, sang gitaris.
Ditinggalkan suami saat anak-anaknya masih kecil, ini kabar istri Herman Seventeen.
Anak-anaknya pun kini telah tumbuh besar dan siapa sanga ternyata mewarisi kemampuan musik sang ayah.
Namun, istri Herman Seventeen, Juliana Moechtar tak ingin jika anak-anaknya menggeluti bidang yang sama dengan ayahnya.
Ia pun mengingatkan buah hatinya agar tak mengikuti jejak Herman Seventeen.
Ia berharap kelak anaknya menjadi hafidz Al Qur'an.
"Iya, kalau anakku iya. Dia memang senang banget sama musik. Tapi gak tau ya, aku sendiri sih penginnya nggak, dan keluarga besar kayak papa mertua juga sudah bilang kalau bisa sih jangan di musik.
Aku penginnya anakku sih jadi hafidz AlQuran, benar-benar jadi orang, kalau menurut aku ya," ucap Juliana Moechtar, dilansir dari Youtube Indosiar yang dikutip ulang oleh TribunMedan.com.
Kehilangan Herman Seventeen nampaknya menjadi pukulan berat di dalam hidupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/juliana-moechtar-sudah-punya-rencana.jpg)